Bareskrim Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Terjaring Operasi

Editor: Anri Syaiful
Senin, 12 Oktober 2026 | 11:32 WIB
Bareskrim Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Terjaring Operasi
Bareskrim Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Terjaring Operasi [Ilustrasi/Gemini AI]

astakom.com, Jakarta – Langkah tegas buat nyapu bersih peredaran barang haram terus digencarkan! Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri bareng Polda Sumatera Utara dan tim gabungan resmi ngeremuk sembilan titik yang disinyalir jadi sarang narkoba di wilayah Sumut pada Minggu (11/10/2026).

Aksi penggerebekan serentak ini nyasar sembilan kawasan rawan, yakni Kabupaten Deli Serdang, Asahan, Madina, Karo, Toba, Samosir, Nias Selatan, Pakpak Bharat, sampai Kota Sibolga.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Kristian Parluhutan Siagian mengonfirmasi hasil perburuan timnya di lapangan.

"Dari operasi yang berlangsung di sembilan wilayah di Sumatera Utara, diamankan 36 orang. Sebanyak 28 orang yang dinyatakan pengguna akan direhabilitasi, sedangkan delapan orang merupakan pengedar dan akan diproses hukum," katanya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Hasil tangkapan: Sabu, sajam, sampai mesin judi

Gak cuma menjaring puluhan orang, petugas juga berhasil mengamankan sederet barang bukti dari lokasi penggerebekan. Di antaranya ada 102,49 gram sabu-sabu, 52 set bong, 100 batang kaca pireks, 25 buah mancis, 19 handphone (HP), satu mobil, empat sepeda motor, uang tunai Rp2,4 juta, plus empat buah senjata tajam.

Uniknya lagi, tim di lapangan juga nemuin aktivitas judi slot jadul alias lima mesin dingdong beserta dua kantong koinnya yang ikut disita dari lokasi.Kristian menjelaskan kalau aksi penggerebekan di Sumut ini merupakan bagian dari gerakan masif nasional yang sudah jalan sejak 9 Oktober 2026, termasuk operasi di titik rawan Jakarta kayak Kampung Ambon dan Kampung Boncos.“Presiden Prabowo dan Kapolri kita ketahui sangat concern terhadap penanggulangan dan pemberantasan narkoba. Sesuai Astacita Presiden dan program prioritas Kapolri, ini merupakan operasi lanjutan pemberantasan narkoba ke titik-titik rawan yang ditengarai menjadi sarang narkoba di seluruh Indonesia," katanya.

Buru otak utama & ajak masyarakat ikut spill informasi

Langkah Bareskrim Polri gak cuma berhenti di penangkapan para pemain lapangan. Pihak kepolisian menegaskan bakal terus mendalami siapa sosok suplier besar di balik rantai pasokan narkoba jenis sabu tersebut.

"Akan kita dalami penyuplai besar ke berbagai kawasan narkoba itu. Apakah merupakan satu jaringan atau berbeda, apakah jaringan satu sama lain terkait. Akan kita buru bandar besar," ucapnya.

Di akhir keterangannya, jenderal polisi bintang satu tersebut ngajak seluruh elemen masyarakat buat gak ragu spill alias melaporkan kalau nemu indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

"Kami sangat berharap sinergi antara Polri dan stakeholder, terutama masyarakat terkait peredaran narkoba. Polisi bersama masyarakat berantas mata rantai bandar narkoba," ujarnya. (aNs)

Gen Z Takeaway

Bareskrim Polri bareng Polda Sumut baru aja ngereceh sembilan sarang narkoba di berbagai wilayah Sumut dan berhasil mengamankan 36 orang, di mana 8 pengedar langsung diproses hukum sementara 28 pengguna bakal masuk program rehabilitasi. Gak cuma menyita barang bukti berupa ratusan gram sabu, puluhan set bong, sajam, hingga mesin judi dingdong, aksi gercep yang jadi bagian dari operasi masif nasional sesuai arahan Presiden Prabowo dan Kapolri ini bakal terus berlanjut demi memburu sampai tuntas sosok bandar dan penyuplai besarnya.

Sarang Narkoba Kasus Narkoba Bareskrim Polri Narkoba Operasi Penggerebekan Narkoba

Infografis

Terkini