Lima Rumah di Kelapa Gading Terbakar Diduga Akibat Korsleting, Tak Ada Korban Jiwa
astakom.com, Jakarta - Lima unit rumah tinggal yang terbuat dari kontainer bekas di Jalan Rawa Indah Gatel, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, ludes terbakar pada Senin (12/10/2026) pagi.
“Objek yang terbakar lima unit rumah tinggal. Kebakaran dipicu korsleting listrik,” kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara (Jakut) dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Ia mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, pemilik rumah sebenarnya sedang sibuk berjualan saat lima unit rumah tinggal ini terbakar.
Kebakaran terjadi pukul 06.14 WIB
Pemilik rumah baru mendapatkan informasi soal musibah kebakaran tersebut pukul 06.14 WIB setelah diberitahu oleh tetangganya.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha bahu-membahu memadamkan api. Namun, si jago merah terus membesar, sehingga warga segera melaporkan peristiwa itu ke petugas Sudin Gulkarmat.
65 personel dan 13 mobil pemadam dikerahkan
Petugas pun bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan mulai melakukan pemadaman api pada pukul 06.25 WIB. Setelah penanganan yang sigap, api akhirnya berhasil dipadamkan pukul 07.09 WIB.
“Total ada 65 personel berjibaku memadamkan api dengan 13 unit mobil pemadam,” kata Gatot.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, namun kerugian materiil yang dialami Ibu Yeti diperkirakan mencapai Rp350 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Total ada sembilan orang dengan enam kepala keluarga yang tinggal di lokasi tersebut,” ujarnya. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Kebakaran lima rumah kontainer di Kelapa Gading jadi pengingat bahwa korsleting listrik bisa memicu kerugian besar dalam waktu singkat. Meski tak ada korban jiwa, kerugian mencapai sekitar Rp350 juta, sehingga kewaspadaan dan pengecekan instalasi listrik tetap penting.









