Presiden Prabowo-Al-Sisi Bentuk Dana Investasi Bersama, Pintu Pasar Mesir Makin Terbuka

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:20 WIB
Presiden Prabowo-Al-Sisi Bentuk Dana Investasi Bersama, Pintu Pasar Mesir Makin Terbuka
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Pejabat Menteri Mesir melakukan perundingan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta – Indonesia dan Mesir resmi menancapkan komitmen baru di bidang ekonomi. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Abdel Fattah El-Sisi setuju memperkokoh kolaborasi, terutama untuk membuka akses pasar yang lebih luas dan menggenjot investasi kedua negara.

Usai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026), Prabowo membeberkan langkah yang tengah didorong bersama. Menurutnya, kedua negara sedang menyiapkan perjanjian kemitraan ekonomi demi memperlebar jalan bagi pasar, investasi, dan pelaku usaha.

Jalan tol dagang RI-Mesir

“Kami telah mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement guna membuka peluang yang lebih luas bagi akses pasar, investasi, dan keterlibatan dunia usaha kedua negara,” tutur Prabowo pada pernyataan bareng setelah perjumpaan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Selain itu, Prabowo menyambut baik rencana lembaga investasi kedua negara untuk membentuk dana investasi bersama. Inisiatif ini diharapkan bisa membuat aliran investasi lebih deras sekaligus mempercepat proyek-proyek strategis yang berdampak bagi perekonomian Indonesia dan Mesir.

Dompet bareng dua negara

“Saya juga menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis,” jelasnya.

Bagi Prabowo, langkah ini bagian dari upaya memperdalam kemitraan strategis Indonesia dan Mesir yang sudah terjalin sejak lama. Kedua negara dinilai punya ruang besar untuk menumbuhkan hubungan dagang dan investasi lewat kerja sama yang lebih nyata, bukan sekadar wacana.

Ia juga yakin semangat persaudaraan yang menjadi fondasi hubungan bilateral akan membuat partnership makin kuat dan produktif.

Bisnis lintas negara

“Saya yakin hubungan Indonesia dan Mesir akan terus tumbuh semakin erat dan semakin memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa dan rakyat kita,” ucapnya.

Dari sisi Mesir, El-Sisi menekankan kalau hubungan kedua negara perlu ditransformasi agar hasilnya terasa langsung, terutama di sektor ekonomi dan bisnis. Ia menyebut dirinya dan Prabowo sudah membahas berbagai peluang untuk memperkuat kolaborasi, termasuk pengembangan proyek investasi yang jadi prioritas kedua negara.

Gerbang ke Arab-Afrika

“Kami berdua sepakat untuk mentransformasi hubungan dua negara kami agar kerja sama yang dilakukan betul-betul dapat dirasakan manfaatnya,” ungkap El-Sisi.

Dalam perjumpaan itu, kedua pemimpin turut menjajaki peluang bagi perusahaan Mesir untuk membesarkan bisnis di Indonesia. Sebaliknya, perusahaan Indonesia juga didorong memperluas jejak usahanya di Mesir.

Menurut El-Sisi, kerja sama ini bisa membuka jalur lebih lebar bagi pelaku usaha kedua negara untuk menembus pasar regional. Pasalnya, Mesir punya posisi strategis sebagai pintu masuk menuju pasar Arab, Afrika, dan kawasan sekitarnya. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Intinya, Indonesia dan Mesir lagi bikin "patungan" gede-gedean lewat Joint Investment Fund buat danain proyek strategis, plus siapin perjanjian dagang (EPA) biar produk dan bisnis kita lebih gampang masuk sana. Kenapa penting? Mesir itu ibarat pintu depan ke pasar Arab dan Afrika, jadi kalau kolaborasinya jalan, peluang buat startup, UMKM, sampai fresh grad yang kerja di sektor bisnis dan ekspor bisa makin kebuka. Tapi masih tahap rencana ya, jadi tinggal kita pantau apakah beneran kejadian, bukan cuma jadi wacana.

Prabowo Subianto Diplomasi Mesir Indonesia- Mesir Indonesia dan Mesir Presiden Prabowo Presiden Mesir Presiden Mesir Al-SIsi Abdel Fattah al-Sisi

Infografis

Terkini