Presiden Prabowo dan Al-Sisi Bahas Tambahan Beasiswa bagi Mahasiswa Indonesia di Mesir

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:32 WIB
Presiden Prabowo dan Al-Sisi Bahas Tambahan Beasiswa bagi Mahasiswa Indonesia di Mesir
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Pejabat Menteri Mesir melakukan perundingan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta – Kesempatan mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di Mesir menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. Kedua pemimpin membicarakan pengembangan kerja sama pendidikan, termasuk tawaran tambahan beasiswa dari Mesir.

Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Pembahasan pendidikan turut mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi antarkampus, hingga penelitian bersama.

Kerja sama ini melanjutkan hubungan akademik Indonesia dan Mesir yang telah terjalin sejak lama, salah satunya melalui Universitas Al-Azhar. Pengembangannya diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi mahasiswa dan institusi pendidikan kedua negara.

Al-Azhar jadi bagian dari hubungan akademik Indonesia-Mesir

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa hubungan pendidikan Indonesia dan Mesir telah berlangsung cukup lama. Salah satu contohnya adalah hubungan dengan Universitas Al-Azhar, yang selama ini menjadi tempat mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan.

“Di bidang pendidikan, kita ketahui bersama bahwa jumlah mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir sangat besar. Hubungan kita dengan Universitas Al-Azhar sudah terjalin cukup lama, dan sekarang hubungan tersebut ingin kita tingkatkan,” Jelas Presiden Prabowo, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (11/10/2026).

Hubungan akademik kedua negara juga terlihat dari pengajaran Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar. Presiden Prabowo menilai keberadaan pengajaran tersebut menjadi salah satu penanda berkembangnya kerja sama pendidikan lintas negara.

“Saudara-saudara, saat ini Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia diajarkan di Universitas Al-Azhar. Ini merupakan bukti bahwa kerja sama kita semakin meningkat,” ujar Presiden Prabowo.

Mesir tawarkan tambahan beasiswa untuk tiga bidang studi

Selain membahas penguatan hubungan antarlembaga pendidikan, pertemuan kedua pemimpin turut menyoroti tawaran Mesir untuk memberikan tambahan beasiswa kepada mahasiswa Indonesia.

Bidang yang disebut secara khusus meliputi kedokteran, teknik, dan sains. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas tawaran tersebut, yang menjadi salah satu bagian dari pembahasan kerja sama pendidikan kedua negara.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas tawaran Mesir untuk memberikan tambahan beasiswa, khususnya di bidang kedokteran, teknik, dan sains,” ucap Presiden Prabowo.

Di sisi lain, Indonesia juga membuka peluang bagi lembaga pendidikan Mesir untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Tanah Air. Salah satu bentuk yang dibahas adalah pengiriman dosen dan tenaga pendidik.

Meski tawaran tambahan beasiswa telah disampaikan, keterangan sumber yang digunakan belum memuat rincian mengenai jumlah kuota, persyaratan penerima, maupun jadwal pendaftarannya.

Pertukaran mahasiswa dan riset bersama ikut dibahas

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menyatakan kesiapan negaranya untuk menyambut mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Mesir, baik di Universitas Al-Azhar maupun perguruan tinggi lainnya.

“Kami siap menyambut ribuan mahasiswa Indonesia untuk belajar di Al-Azhar dan di universitas lain di Mesir,” ucap El-Sisi.

Selain akses pendidikan, kedua negara membahas peluang memperluas pertukaran mahasiswa, kemitraan antaruniversitas, serta penelitian bersama. Penguatan hubungan kebudayaan juga menjadi bagian dari pembahasan untuk mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Mesir.

El-Sisi menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi juga dengan upaya membangun persahabatan dan pemahaman antara kedua bangsa.

“Kami sangat serius untuk terus kerja sama dan memperkuat hubungan antara persaudaraan dan persahabat dan saling memahami antara kedua bangsa,” jelasnya. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Buat mahasiswa Indonesia yang punya rencana kuliah di Mesir, terutama di bidang kedokteran, teknik, atau sains, tawaran tambahan beasiswa ini layak dipantau. Namun, jangan buru-buru menganggap pendaftaran sudah dibuka karena informasi mengenai kuota, syarat, dan jadwal resmi belum tercantum dalam keterangan yang menjadi sumber berita ini.

pendidikan Beasiswa Beasiswa Pendidikan Mesir Indonesia- Mesir Presiden Prabowo Presiden Mesir Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi

Infografis

Terkini