Gak Ada Drama Gagal Bayar! Kemenkeu Bayar Cicilan Pertama KDKMP Rp37,7 Triliun

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Minggu, 27 September 2026 | 00:07 WIB
Gak Ada Drama Gagal Bayar! Kemenkeu Bayar Cicilan Pertama KDKMP Rp37,7 Triliun
Gak Ada Drama Gagal Bayar! Kemenkeu Bayar Cicilan Pertama KDKMP Rp37,7 Triliun [astakom/str-Alex Olivier]

astakom.com, Jakarta - Pemerintah lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pastiin kalau anggaran buat bayar cicilan perdana pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) udah aman alias udah disiapin, jadi soal bayar cicilan Kopdes ini gak bakal pake drama atau wacana doang.

Cicilan pertama yang jatuh tempo pada Jumat (25/09/2026) dengan nilai setoran cicilan pertama gak main-main, yaitu tembus Rp37,7 triliun.

Menteri Keuangan, Suahasil spill angka fantastis Rp37,7 triliun ini dirincikan udah include porsi pokok plus bunga utang, dan merupakan bagian dari total struktur pembiayaan KDKMP dengan plafon sekitar Rp240 triliun.

Skema penarikan dan penyaluran dananya sendiri dijalankan langsung oleh pemerintah lewat BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara via konsorsium kredit sindikasi Himbara.

Udah dianggarkan dan dibayar sesuai jatuh temponya

Menteri Keuangan Suahasil Nazara bilang kalau buat mastiin ketersediaan dana dari APBN udah disiapin matang-matang dari awal perancangan postur anggaran. Jadi, kalau ada yang bilang atau ngasih isu bakal ada drama gagal bayar, fix itu cuma julid doang karena faktanya pemerintah udah siap angsuran ini.

"Jatuh tempo KDMP, saya sampaikan untuk pembayaran utang pembangunan KDMP, telah dianggarkan APBN. Anggarannya ada, dari sejak membuat APBN, anggarannya tersedia, pasti dibayar karena sudah ada anggarannya, sepanjang tahun," kata Suahasil dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, dikutip astakom.com pada Sabtu (26/09/2026).

Fleksibilitas APBN

Suahasil juga nambahin kalau fleksibilitas APBN Indonesia itu resilient atau dalam keadaan mampu banget buat nopang penyelesaian seluruh tahapan pembiayaan KDKMP ini. Koordinasi lintas sektor juga gak pernah kendor di tingkat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), apalagi sekarang makin solid dengan hadirnya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara.

Biar ekosistem keuangan kita tetep stabil, KSSK secara rutin ngelakuin rapat biar siap ngadepin guncangan ekonomi global apa pun.

"Ceritanya jadi komplit, stress test secara rutin dilakukan terus, sebagai informasi principal. Bagaimanapun pergerakan global, ini kita selalu lakukan, karena itu KSSK menggelar rapat 3 bulan sekali," ungkap  Suahasil.

Kenalin Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Buat yang belum tahu, KDKMP alias Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah salah satu program strategis nasional yang goals-nya bener-bener nyata, yaitu buat memperkuat ekosistem ekonomi perdesaan dan ketahanan pangan langsung di tingkat tapak.

Lewat kolaborasi epik antara konsorsium perbankan BUMN dan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pengelola operasional, program ini ngebantu banget dalam hal pembangunan infrastruktur pergudangan, pasokan logistik, sampai permodalan kerja buat koperasi-koperasi di puluhan ribu desa dan kelurahan seluruh Indonesia. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Nggak ada drama gagal bayar, Kemenkeu memastikan cicilan perdana pembiayaan KDKMP senilai Rp37,7 triliun yang jatuh tempo 25 September 2026 sudah dianggarkan lewat APBN. Angka tersebut mencakup pokok dan bunga dari total plafon pembiayaan sekitar Rp240 triliun. Pemerintah juga menegaskan fleksibilitas APBN dan koordinasi KSSK terus dijaga agar seluruh tahapan pembiayaan KDKMP tetap aman dan stabil.

APBN 2026 Menkeu Suahasil Kopdes Merah Putih Bali Utang KDKMP KDKMP

Infografis

Terkini