BI Spill 5 Pilar Sinergi Bareng Kemenkeu, Likuiditas hingga Inflasi Jadi Fokus

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 27 September 2026 | 13:34 WIB
BI Spill 5 Pilar Sinergi Bareng Kemenkeu, Likuiditas hingga Inflasi Jadi Fokus
BI Spill 5 Pilar Sinergi Bareng Kemenkeu, Likuiditas hingga Inflasi Jadi Fokus [Dok. Menkeu RI]

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti baru saja menggelar pertemuan khusus baru-baru ini. Pertemuan ini dilakukan sebagai agenda silaturahmi biasa pascapelantikan oleh Kepala Negara. Namun, alih-alih cuma obrolan formal biasa, diskusi berkembang menjadi deep talk strategis demi memperkuat fondasi perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global.

Pertemuan yang berlangsung itu mengupas berbagai aspek vital perekonomian secara mendalam. Destry ngespill kalau agenda ini mendiskusikan berbagai instrumen krusial agar kondisi pasar finansial tetap terjaga dengan aman dan stabil.

"Ini kita membahas likuiditas, strategi penerbitan surat berharga pemerintah, dan SRBI di BI dan beberapa isu lainnya," kata Destry dalam keterangannya, dikutip astakom.com pada Sabtu (26/09/2026).

Dari hasil diskusi itu, Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan akhirnya sepakat merumuskan penguatan kerangka sinergi kebijakan yang terbagi ke dalam lima pilar utama. Langkah sat-set ini diambil supaya perekonomian Indonesia tetap tahan banting meski diintai gelombang gejolak global.

Lima pilar yang disepakati

Pilar pertama fokus pada optimalisasi pertumbuhan ekonomi. Caranya adalah dengan memaksimalkan instrumen kebijakan fiskal dan moneter secara padu guna menopang laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Pilar kedua menekankan penguatan sektor eksternal untuk menjaga stabilitas dari potensi gejolak eksternal pada sektor perdagangan dan aliran modal asing (capital inflows). Soal insentif modal asing ini, Destry menjabarkan mekanismenya secara langsung:

"Untuk mendorong masuknya aliran modal asing ini kita coba sinergikan termasuk kebijakan kita terkait insentif yang kita berikan untuk biaya hedging untuk dana asing yang masuk ke pasar domestik kita, maka kita gunakan underlying untuk pembelian SBN juga termasuk SRBI, saham, dan pinjaman luar negeri," ungkap Destry.

Pengelolaan likuiditas perekonomian

Pilar ketiga difokuskan pada pengelolaan likuiditas perekonomian untuk memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang, perbankan, hingga sektor riil, sekaligus merespons dinamika perebutan dana yang memicu kenaikan beban biaya dana (cost of fund).

"Karena ada fenomena tingginya suku bunga deposito di bank-bank sehingga itu mendorong cost of fund. Dan Menteri Keuangan (Suahasil) melihat ini kalau terkait BLU dari pemerintah tentu ada satu imbauan untuk tidak jor-joran dalam permintaan suku bunga, ini kita bicarakan juga," katanya.

Pengendalian inflasi dan pendalaman pasar keuangan

Pilar keempat menyasar pada pengendalian inflasi dengan memperkuat koordinasi penanganan inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP/TPID).

Pilar kelima berfokus pada pendalaman pasar keuangan, yakni mempercepat pendalaman pasar uang demi memperlancar transmisi kebijakan serta memperluas basis pembiayaan pertumbuhan ekonomi.

Destry menegaskan kalau perumusan kerangka kerja lima pilar ini menjadi bukti adanya chemistry dan keselarasan pandangan yang kuat antara bank sentral dan kementerian keuangan dalam mengawal stabilitas ekonomi.

"Lima pokok yang kami sampaikan ternyata sesuai juga dengan concern dari menteri keuangan," kata Destry.

Sinergi yang tercipta ini menjadi sinyal positif bahwa para pembuat kebijakan di Indonesia siap mengawal perekonomian nasional secara adaptif dan solid. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Kemenkeu dan BI lagi gaspol menyusun sinergi kebijakan lewat 5 pilar utama, mulai dari dorong pertumbuhan ekonomi, jaga sektor eksternal dan likuiditas, kendalikan inflasi, sampai memperdalam pasar keuangan. Intinya, koordinasi ini ditujukan biar ekonomi Indonesia tetap stabil, likuiditas aman, dan lebih tahan menghadapi gejolak global.

kemenkeu Menkeu Suahasil Gubernur BI Destry Damayanti sinergi fiskal dan moneter

Infografis

Terkini