Presiden Prabowo Terjunkan 1.000 Perwira TNI Kasih Edukasi ke Masyarakat Pencegahan Karhutla

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 25 September 2026 | 20:16 WIB
Presiden Prabowo Terjunkan 1.000 Perwira TNI Kasih Edukasi ke Masyarakat Pencegahan Karhutla
Presiden Prabowo Subianto berdiskusi dengan akademisi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/09/2026), bahas penanganan lahan gambut. [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto gercep banget nanganin masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Gak tanggung-tanggung, Ia langsung nugasin 1.000 perwira TNI buat terjun langsung ke daerah-daerah demi ngasih edukasi ke masyarakat biar gak ada lagi cerita hutan terbakar.

Momen ini disampaikan langsung sama Presiden Prabowo pas mengundang para pakar dan akademisi buat diskusi santai tapi berbobot soal pengelolaan lahan gambut dan potensi karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/09/2026).

"Saya sudah tugaskan TNI, nanti mungkin Polri, saya turunkan 1.000 perwira, mayor, letkol, kolonel. Seribu, saya turunkan ke kabupaten-kabupaten itu, untuk memberi edukasi," ujar Presiden Prabowo sebagaimana unggahan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/09/2026).

Langkah perkuat pencegahan karhutla

Langkah pengerahan perwira ini emang jadi taktik ampuh pemerintah buat memperkuat pencegahan karhutla dari level daerah. 

Fokus utamanya yaitu ngasih pemahaman ke warga lokal gimana cara membuka dan mengelola lahan tanpa perlu pakai cara instan yang dibakar.

Siapkan solusi warga yang butuh lahan

Pemerintah juga ngasih solusi buat warga yang emang butuh lahan, jadi gak ada alasan lagi buat main bakar-bakaran yang bikin asap di mana-mana.

"Kalau Anda butuh lahan, lapor, kita buatkan lahan untuk kalian. Kita siapkan pompa untuk kalian," terang Presiden Prabowo.

Pak Presiden negasin kalau pemerintah pengen banget bikin rakyat sejahtera tanpa bikin bahaya lingkungan.

"Kita ingin rakyat kita sejahtera. Tidak mungkin kita mau celakakan rakyat kita," jelas Presiden Prabowo.

Sikat perusahaan melanggar

Gak cuma edukasi warga, pemerintah juga bakal menertibkan korporasi atau perusahaan yang bandel dan gak manuhin kewajiban pencegahan karhutla. 

Perusahaan tuh wajib hukumnya punya menara pemantau, embung, sampai tim damkar dari karyawan mereka sendiri sesuai aturan.

Di sisi lain, Presiden minta para akademisi dan pakar ngasih masukan terbaik buat ngamankan kawasan hutan, terutama di area lahan gambut. Kuncinya ada di mitigasi fisik yang disiapin dari jauh-jauh hari sebelum api muncul.

"Soal mitigasi fisik kita lakukan ya. Pemadam kebakaran harus siap, nggak ada, jauh sebelum kebakaran bikin embung, embung, embung, embung. Belum ada kebakaran bikin pompa, pompa, pompa, siapkan semua itu," tutur Presiden Prabowo. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo mendorong pencegahan karhutla dari hulu dengan menugaskan 1.000 perwira TNI turun ke daerah untuk mengedukasi warga soal pengelolaan lahan tanpa bakar. Pemerintah juga menyiapkan akses lahan dan fasilitas pendukung bagi masyarakat, sekaligus menertibkan perusahaan yang abai terhadap kewajiban pencegahan karhutla.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Karhutla TNI Perwira TNI Diskusi Akademisi

Infografis

Terkini