KKP Siapkan Empat Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pidie Aceh
astakom.com, Jakarta — Empat lokasi tersebar di tiga kecamatan, dengan pembangunan direncanakan berlangsung pada 2026.
Kabupaten Pidie, Aceh, disiapkan menjadi salah satu wilayah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2026. Melansir media nasional pada Kamis, (24/09/2026), program tersebut mencakup empat lokasi yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Pidie.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pidie Azhari menyampaikan bahwa empat lokasi tersebut masuk dalam pembangunan KNMP yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Ada empat lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Pidie. Kampung Nelayan Merah Putih dibangun KKP," ucapnya mengutip dari media nasional.
Empat titik di tiga kecamatan
Dua lokasi berada di Kecamatan Kembang Tanjong, yakni Gampong Tanjong Krung dan Gampong Jeumerang. Sementara dua titik lainnya berada di Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli, serta Gampong Pasi Beurandeh, Kecamatan Batee.
"Sementara, dua lokasi lainnya berada di Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli, dan Gampong Pasi Beurandeh, Kecamatan Batee. Pembangunan direncanakan pada tahun ini," katanya.
Informasi mengenai empat titik tersebut sebelumnya juga sudah muncul dalam pemberitaan April 2026. Saat itu, Pemkab Pidie masih mengusulkan keempat desa tersebut untuk masuk program kampung nelayan. Tim KKP kemudian disebut telah mengunjungi dan melakukan verifikasi lahan di empat lokasi tersebut, sekaligus menghimpun data mengenai kebutuhan pengembangan serta aspirasi nelayan setempat.
Anggaran belum diketahui
Pembangunan KNMP di Pidie diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan pesisir dan aktivitas masyarakat nelayan. Namun, Pemkab Pidie belum menerima informasi mengenai besaran anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat untuk empat lokasi tersebut.
"Kami belum menerima informasi berapa total anggarannya. Kami hanya mengusulkan lokasi dan program Kampung Nelayan Merah Putih ini kepada pemerintah pusat," katanya.
Dengan demikian, pemerintah daerah masih menunggu informasi lebih lanjut terkait nilai anggaran dan pelaksanaan pembangunan di masing-masing lokasi. DKP Pidie sebelumnya juga menyatakan bahwa pemerintah daerah berperan dalam mengusulkan lokasi dan melakukan koordinasi terkait program tersebut.
Dorong ekonomi masyarakat pesisir
Secara umum, KNMP merupakan program nasional yang diarahkan untuk mengembangkan kawasan pesisir sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan. Di Pidie, keberadaan empat lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.
"Kami berharap dengan adanya Kampung Nelayan Merah Putih dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Pidie," ujar Azhari.
Dengan adanya pembangunan tersebut, empat kawasan pesisir di Pidie akan menjadi bagian dari pengembangan KNMP pada 2026, sementara rincian anggaran dan pelaksanaan pembangunan di masing-masing titik masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Empat titik KNMP di Pidie sudah masuk rencana pembangunan 2026 setelah sebelumnya melalui proses usulan dan verifikasi. Detail anggarannya masih belum diketahui Pemkab Pidie.









