Fenomena El Nino Berdampak Pada Kesehatan, Kemenkes Minta Warga Tetap Waspada

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 25 September 2026 | 10:08 WIB
Fenomena El Nino Berdampak Pada Kesehatan, Kemenkes Minta Warga Tetap Waspada
El Nino Berdampak ke Kesehatan, Kemenkes Himbaukan Agar Warga Tetap Waspada (Dok. Bakom RI)

astakom.com, Jakarta — El Nino kini ikut menjadi perhatian dari sisi kesehatan masyarakat. Fenomena iklim ini tidak berhenti pada perubahan cuaca dan iklim, tetapi juga berkaitan dengan sejumlah kondisi yang perlu diantisipasi, mulai dari keterbatasan air bersih, suhu ekstrem, karhutla, kualitas udara, hingga ketahanan pangan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memantau perkembangan situasi dan meningkatkan kesiapsiagaan nasional. Langkah perlindungan kesehatan juga disiapkan dengan melihat tingkat risiko di masing-masing wilayah.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Widyawati mengatakan pemantauan dan perlindungan tersebut terus diperkuat untuk menghadapi potensi dampak El Nino.

"El Nino bukan hanya persoalan cuaca dan iklim, tetapi berdampak pula pada kesehatan masyarakat karena keterbatasan air bersih, peningkatan suhu, karhutla, penurunan kualitas udara, serta potensi gangguan ketahanan pangan. Kementerian Kesehatan akan terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat langkah-langkah perlindungan kesehatan masyarakat sesuai dengan tingkat risiko di masing-masing wilayah," kata Widyawati.

Kemenkes pantau risiko kesehatan

Sejumlah dampak yang berkaitan dengan El Nino menjadi bagian dari pemantauan pemerintah. Keterbatasan air bersih, peningkatan suhu, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, dan potensi gangguan ketahanan pangan menjadi kondisi yang perlu diperhatikan.

Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, Kemenkes mengimbau masyarakat melakukan pencegahan secara mandiri. Warga diminta menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika kondisi udara sedang tidak sehat.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan yang sedang dihadapi.

Jaga cairan, cek kualitas udara

Masyarakat juga diminta rutin memantau Indeks Kualitas Udara (IKU). Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengetahui kondisi udara sebelum menentukan aktivitas di luar ruangan.

Ketika suhu meningkat, Kemenkes mengingatkan pentingnya mencukupi kebutuhan cairan. Masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu mencegah dehidrasi akibat peningkatan suhu ekstrem.

Jika mulai mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya, masyarakat diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat.

Tetap tenang, cek informasi resmi

Selain menjaga kondisi diri, Kemenkes meminta masyarakat tetap tenang dan lebih selektif menerima informasi. Warga juga diingatkan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya.

Pembaruan mengenai kondisi cuaca sebaiknya diikuti melalui instansi yang berwenang. Untuk informasi kesehatan, masyarakat dapat menggunakan rujukan resmi dari Kemenkes dan pemerintah daerah setempat.

Kemenkes menekankan kewaspadaan tetap diperlukan, terutama untuk melindungi diri, keluarga, dan kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap dampak yang berkaitan dengan kondisi tersebut.

"Masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada. Lindungi diri, lindungi keluarga, dan lindungi kelompok masyarakat yang paling rentan," ujar Widyawati. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

El Nino bukan cuma soal perubahan cuaca. Tetap pantau kondisi udara, cukupi kebutuhan air, sesuaikan aktivitas saat udara tidak sehat, dan pastikan informasi yang diikuti berasal dari sumber resmi.

El Nino El ñino 2026 Kemenkes Fenomena El Nino Kesehatan

Infografis

Terkini