Menko Yusril Minta Pemeriksaan Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Dilakukan Secara Transparan

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 24 September 2026 | 13:09 WIB
Menko Yusril Minta Pemeriksaan Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Dilakukan Secara Transparan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. [Dok. Kemenko Kumham Imipas]

astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengambil langkah terbuka merespons temuan Ombudsman RI mengenai fasilitas mirip apartemen di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Menko Yusril mempersilakan para insan pers untuk melihat dan membuktikan langsung fakta di lapangan.

Keputusan tersebut diambil usai dirinya menggelar koordinasi intensif dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sejak Rabu hingga Kamis pagi.

“Kami memutuskan hari ini media dipersilakan meliput secara langsung seperti apa temuan Ombudsman tersebut. Apakah benar ada fasilitas mewah berstandar apartemen di sana,” ujar Yusril dalam keterangannya, Kamis (24/09/2026).

Langkah pembuktian secara terbuka ini dinilai penting untuk memperjelas peruntukan sebenarnya dari bangunan yang disorot oleh Ombudsman, sekaligus mengidentifikasi siapa saja penggunanya.

“Kalau ada, pastikan fasilitas apa itu. Apakah itu rumah pegawai di dalam Lapas, tempat asimilasi napi menjelang bebas, atau memang benar itu fasilitas mewah untuk para napi tertentu yang sanggup membayar,” katanya.

Menko Yusril menegaskan, ketegasan sanksi akan dijatuhkan tanpa ragu jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran prosedur maupun praktik jual beli fasilitas oleh jajaran di Lapas Cibinong.

“Kalau pejabat PAS atau pegawai LP Cibinong yang bersalah mengadakan fasilitas tersebut, apalagi mengomersialkannya, jajaran Kementerian Imipas tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi,” tegas Yusril.

Di sisi lain, Menko Yusril juga memberi ruang bagi pihak Ombudsman untuk meluruskan informasi apabila temuan yang disampaikan sebelumnya terdapat kekeliruan atau beda persepsi dari kondisi aktual.

“Seandainya temuan Ombudsman itu tidak benar, atau mereka salah persepsi, ya kami persilakan mereka melakukan klarifikasi secara terbuka,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan berbasis fakta agar isu ini tidak menjadi liar di tengah masyarakat.

“Jangan ada dusta di antara kita. Tapi jangan pula ada fitnah di antara kita,” kata Yusril.

Mengakhiri keterangannya, Menko Yusril kembali mengundang para wartawan untuk mendatangi lokasi secara langsung guna menyajikan informasi yang objektif kepada publik.

“Sebagai sesama abdi negara, mari kita saling terbuka. Itu sebabnya, silakan media datang ke LP Cibinong dan lihat semua fakta yang ada di sana dan beberkan secara terbuka apa yang ada di sana,” pungkasnya. (RaM)

Gen Z Takeaway

Respon no cap dari Menko Yusril pas dengar rumor sel mewah standar apartemen di Lapas Cibinong! Daripada makin tebak-tebakan di medsos, Pak Yusril langsung spill tantangan terbuka ke media buat datang langsung ke lokasi dan cek sendiri faktanya. Kalau beneran ada oknum petugas yang nekat komersialisasi sel demi cuan, fix bakal kena sanksi tegas! Tapi kalau ternyata Ombudsman cuma salah paham, ya tinggal klarifikasi aja secara terbuka. No drama, biar transparan dan gak ada fitnah di antara kita! 

Menko Yusril Ihza Mahendra Lapas Cibinong Ombudsman Lapas Mewah

Infografis

Terkini