Polri lewat Tim DVI terus Perkuat Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 23 September 2026 | 04:08 WIB
Polri lewat Tim DVI terus Perkuat Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam konferensi pers [Dok. Humas Polri]

astakom.com, Jakarta - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri memperketat dan mempercepat proses identifikasi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 yang mengalami musibah di perairan Masalembu, Laut Jawa. 

Hingga Selasa (22/09/2026), sebanyak 18 korban meninggal dunia telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 9 korban telah berhasil teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan 9 korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Berdasarkan data resmi Basarnas hingga Selasa (22/09/2026) pukul 11.30 WITA, dari total 243 penumpang yang terdaftar dalam manifes, sebanyak 126 orang telah ditemukan, mencakup 108 korban selamat dan 18 korban meninggal dunia. Sementara itu, 117 orang sisanya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Proses pencocokan data

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa setiap jenazah yang ditemukan ditangani secara sistematis oleh Tim DVI melalui pencocokan data ante mortem dari pihak keluarga dengan data post mortem dari hasil pemeriksaan jasad.

“Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/09/2026).

Untuk menunjang proses validasi, Polri menghimpun data ante mortem dari keluarga serta mengambil sampel DNA sebagai bahan pembanding. 

Sebelumnya, Biddokkes Polda Jawa Barat telah mengumpulkan sampel DNA dari keluarga korban untuk selanjutnya dikirimkan ke Pusdokkes Polri guna pemeriksaan lebih mendalam.

Kolaborasi identifikasi medis

Di lapangan, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan berkoordinasi dengan Pusdokkes Polri dan Inafis untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jenazah yang dievakuasi. 

Tatalaksana pemeriksaan meliputi analisis rekam medis, sidik jari, odontologi (gigi), pemeriksaan properti melekat, hingga pengujian DNA apabila diperlukan.

Trunoyudo menegaskan pentingnya kecermatan dalam proses rekonstruksi identitas ini sebelum jenazah diserahkan resmi kepada keluarga.

“Data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses rekonsiliasi. Polri terus memastikan setiap data diperiksa dan dicocokkan secara cermat sehingga identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga,” tegasnya.

Operasi SAR masih dilakukan

Di samping upaya identifikasi, operasi pencarian korban oleh Tim SAR gabungan masih berlangsung intensif. 

Pada Selasa pagi, tim penyelam gabungan berhasil menemukan tiga jasad korban baru yang kini telah dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi lanjutan. 

Polri memastikan jajaran DVI dan Dokkes akan terus mendampingi keluarga serta menyediakan layanan identifikasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Perkembangan identifikasi korban KM Virgo Transport 8 terus dipercepat Tim DVI Polri. Hingga Selasa (22/9/2026), 18 korban meninggal telah ditemukan, dengan 9 di antaranya sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, 117 penumpang masih dalam pencarian, sedangkan proses identifikasi terus mengandalkan pencocokan data ante mortem, post mortem, sidik jari, rekam medis, hingga DNA agar setiap korban dapat dipastikan secara cermat.

KM Virgo Transport 8 Identifikasi Korban KMP Virgo Virgo Transport 8 DVI Polri Tim DVI Disaster Victim Identification (DVI) Polri

Infografis

Terkini