Menyala Abangku! Indonesia Borong 2 Emas di World Climbing Series Guiyang 2026
astakom.com, Jakarta — Prestasi membanggakan kembali diukir tim panjat tebing Indonesia di kancah internasional! Skuad Merah Putih sukses memborong dua medali emas pada ajang World Climbing Series Guiyang 2026 yang berlangsung di Guiyang, Tiongkok, pada Sabtu (12/9/2026).
Panen emas dari nomor Men's Speed & Speed Mixed Relay
Medali emas pertama Indonesia dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi dari nomor Men's Speed. Robby tampil luar biasa dan jadi yang tercepat hingga berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi.
Tak berhenti di situ, emas kedua kembali disabet lewat nomor Speed Mixed Relay. Duet maut Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah sukses keluar sebagai juara usai mencatatkan waktu impresif 11,35 detik—unggul jauh atas tim tuan rumah Tiongkok yang harus puas di posisi kedua dengan catatan waktu 14,85 detik.
"Saya sangat senang bisa berdiri di podium tertinggi. Di Krakow, saya juga berpasangan dengan Nursamsa, tetapi kami tidak berhasil naik podium. Saya hanya berusaha membuat diri saya lebih baik, dan sekarang saya berada di podium tertinggi," ujar Rajiah Sallsabillah, dikutip dari laman Kemenpora, Kamis (16/09/2026)
Evaluasi pelatih: buah dari konsistensi latihan
Head Coach Timnas Panjat Tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, hasil ini sudah sesuai dengan target yang dicanangkan federasi sekaligus membuktikan ketangguhan mental para atlet.
"Keberhasilan ini berkat konsistensi para atlet dalam berlatih," tutur Galar. (ACwan/RaM)
Gen Z Takeaway
Panjat tebing Indonesia emang gak ada obat! Borong dua medali emas di World Climbing Series Guiyang 2026 lewat aksi Robby Al Hilmi dan duet Raharjati-Rajiah. Bukti nyata kalau konsistensi latihan bener-bener membuahkan hasil manis di panggung dunia!









