Jelang Kedatangan Utusan Duta Khusus AS, Putin Minta Serangan ke Kiev Dihentikan

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Senin, 7 September 2026 | 07:08 WIB
Jelang Kedatangan Utusan Duta Khusus AS, Putin Minta Serangan ke Kiev Dihentikan
Jelang Kedatangan Utusan Duta Khusus AS, Putin Minta Serangan ke Kiev Dihentikan [Dok. Kremlin.ru/ astakom]

astakom.com, Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin mendadak merilis instruksi buat menghentikan serangan ke Kiev selama tiga hari mulai tengah malam waktu setempat Minggu jam 04.00 WIB. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pihak Kremlin pada Sabtu.

Jeda serangan

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengungkapkan dalam wawancaranya bersama kantor berita Rusia, Tass, kalau keputusan adem ini diambil menjelang rencana kunjungan Duta Khusus AS, Steve Witkoff, dan menantu Donald Trump, Jared Kushner, ke Kiev, Ukraina.

"Presiden Rusia dan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Rusia Vladimir Putin menginstruksikan agar tidak boleh ada serangan ke Kiev selama tiga hari mulai tengah malam hari ini. Hal ini adalah karena adanya dialog dengan pihak Amerika di Kiev," ucap Peskov dilansir dari Anadolu Ajansi pada Minggu (06/09/2026).

Misi khusus

Gak cuma itu, Peskov menambahkan kalau Putin juga bakal menggelar pertemuan langsung dengan Witkoff dan Kushner dalam waktu dekat.

"Pertemuan dengan presiden juga akan dilangsungkan. Akan ada pembicaraan. Untuk catatan, dialog tersebut biasanya akan berlangsung lama," ungkap jubir Kremlin tersebut.

Sebelumnya pada Sabtu, Witkoff dan Kushner memang sudah mendarat di Moskow demi membuka ruang dialog untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina. Pasangan utusan AS ini dijadwalkan bakal gas meluncurkan kunjungan lanjutan ke Kiev pada Ahad, yang otomatis jadi momen perdana mereka menginjakkan kaki di ibu kota Ukraina.

Sinyal kompromi

Sinyal saling rem ini sebenarnya sudah kelihatan sejak Jumat silam (04/09/2026). Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sempat menyampaikan kalau pihaknya gak bakal melancarkan serangan selama Witkoff dan Kushner berada di Rusia. Zelenskyy juga mewanti-wanti agar Moskow melakukan hal senada saat para perwakilan AS sampai di Ukraina.

Bisa dibilang, ini jadi pergerakan yang cukup menyita perhatian. Soalnya, Witkoff dan Kushner sendiri belum pernah berkunjung ke Kiev, padahal mereka sudah bolak-balik ke Moskow sejak misi mediasi AS dimulai. Terakhir kali mereka datang diplomasi di Moskow terjadi pada 22 Januari lalu untuk menemui Presiden Putin secara langsung di Kremlin.

Di hari Jumat yang sama, Presiden Trump menjamin kalau kedatangan Kushner dan Witkoff ke Moskow kali ini bukan cuma buat bawain imajinasi atau usulan baru, melainkan sudah membawa skema dan rencana real demi mengakhiri perang.

Negosiasi ulang

Sebagai pencerah timeline, negosiasi perdamaian yang dimediasi AS antara Moskow dan Kiev terakhir kali berjalan pada awal tahun ini lewat tiga putaran dialog tepatnya pada 23–24 Januari, 4–5 Februari, dan 17–18 Februari.

Dua putaran awal perundingan itu sempat berlangsung di Abu Dhabi, sebelum akhirnya bergeser ke Jenewa pada putaran ketiga.

Namun, sejak ronde perundingan tersebut selesai, komunikasi meja hijau antara kedua belah pihak sempat terhenti alias vacuum. Baik pihak Moskow maupun Kiev menyebut kalau macetnya dialog ini terjadi lantaran Washington sedang overwhelmed dan fokus menangani isu Iran pasca-perang pecah pada akhir Februari lalu. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Perang Rusia-Ukraina lagi di-pause sejenak gara-gara utusan AS mau datang buat mediasi langsung. Keputusan Putin ngerem serangan ke Kiev ini jadi angin segar setelah proses negosiasi sempat stuck dan vakum lama. Walau cuma jeda singkat, langkah diplomasi ini bawa harapan baru biar konflik sengit mereka bisa beneran kelar dan nggak makin toxic.

Presiden Putin Presiden Vladimir Putin Rusia Ukraina 2026 Konflik Rusia Ukraina Update

Infografis

Terkini