100% Hoax! Mendes Bantah Warung Desa Mau Ditutup Demi KDKMP
astakom.com, Jakarta – Lagi rame nih soal isu pedagang kelontong yang katanya bakalan ditutup warungnya gara-gara sekarang ada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Isu itu langsung dibantah sama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto saat Seminar Nasional KDKMP pada Selasa, (4/8/2026).
Saat pidato, awalnya Menteri Yandri bilang kalau banyak banget informasi di media sosial yang salah kaprah soal kebijakan KDKMP.
Salah satunya ada narasi kalau warung kelontong bakalan ditutup pemerintah, langsung gaspol dibantah sama Pak Menteri.
"Katanya Pak Menko dan Pak Mendes ingin menutup warung-warung di desa, itu hoax!" bantah Yandri Susanto.
Belum selesai, narasi juga mengatakan kalau warung yang punya radius terdekat dengan KDKMP bakalan ditutup pemerintah.
"Ada juga radius dua kilometer tidak boleh ada pedagang kelontong itu juga bohong dan hoaks," lanjutnya.
Narasi Dibuat AI
Yandri juga bilang kalau narasi atau video-video yang beredar di media sosial itu dibuat oleh AI.
Mendes juga gercep, sudah laporkan pelaku pembuat narasi hoax itu ke Mabes Polri untuk menindak pelaku penyebaran berita bohong.
Yandri menegaskan, hal yang terjadi adalah sebaliknya, pemerintah ingin memperjuangkan rakyat kecil dan UMKM.
Ia mengimbau ke semua Kepala Desa dan perangkat desa untuk tidak percaya dengan berita bohong yang beredar di media sosial.
Gen Z Takeaway
Lagi rame isu kalau warung kelontong bakal ditutup gara-gara hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Tapi dipastikan kalau itu hoax. Mulai dari kabar warung bakal ditutup sampai aturan radius dua kilometer dari KDKMP, semuanya dipastikan nggak benar. Bahkan, Menteri Desa Yandri Susanto, bilang banyak konten yang beredar dibuat pakai AI dan sudah dilaporkan ke Mabes Polri. Ia menegaskan tujuan pemerintah justru buat memperkuat UMKM dan ekonomi desa, bukan mematikan usaha rakyat. Jadi, jangan langsung percaya kalau belum cek fakta, ya!









