Presiden Prabowo Tinjau Satu per Satu Booth Hasil Riset dan Inovasi BRIN di Istana
astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung area halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (06/08/2026).
Dipantau melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, tinjauan ini berlangsung lebih dari satu jam untuk melihat langsung berbagai hasil riset dan inovasi buatan para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Momen ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya, lebih dari 150 periset dan peneliti dari berbagai daerah di Indonesia mendapat kesempatan langka untuk memamerkan dan menjelaskan langsung hasil karya mereka kepada Presiden di Istana.
Sebagian besar inovasi yang dipamerkan terbukti sangat aligned dengan program-program prioritas pemerintah. Inovasi tersebut mencakup proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), Gentengisasi, pengelolaan sampah, serta sektor strategis seperti kemandirian energi, ketahanan pangan, pertahanan, dan program tiga juta rumah.
Teknologi kedirgantaraan dan keantariksaan
Didampingi Kepala BRIN Arif Satria dan Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian, Presiden Prabowo menyambangi booth Teknologi Kedirgantaraan dan Keantariksaan.
Para peneliti menjelaskan teknologi satelit pembawa kamera buatan laboratorium BRIN Bogor yang terbukti impactful untuk pemetaan wilayah dan respon bencana.
Teknologi pendukung giant sea wall
Presiden kemudian mengecek tiga teknologi pendukung proyek giant sea wall. Salah satu inovasi unggulannya adalah tanggul tegak multifungsi yang mampu menghasilkan energi listrik, serta pemecah gelombang yang kini sudah deployed di sejumlah wilayah pantai Indonesia.
Teknologi nuklir dan kesiapan energi
Diskusi berlangsung cukup intens saat Presiden berada di booth Teknologi Nuklir. Di titik ini, Presiden berbincang mendalam bersama jajaran menteri pendamping, mulai dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa Didit Herdiawan Ashaf, dan CTO Danantara Sigit P. Santosa.
Para periset teknologi nuklir BRIN menegaskan kesiapan mereka untuk memfasilitasi dan mendukung penuh rencana pemerintah dalam membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Dukungan tersebut didasari oleh data potensi bahan baku Indonesia yang melimpah, yakni 89.000 ton Uranium dan 143.000 ton Thorium. Bahkan, peneliti BRIN menyampaikan capaian level up mereka yang telah berhasil memurnikan Uranium hingga kapasitas 60 persen.
Presiden Prabowo kelilingi 15 booth
Secara keseluruhan, Presiden mengelilingi 15 booth dari turunan delapan agenda riset nasional. Bidang yang ditinjau sangat komprehensif, meliputi kedirgantaraan, ketahanan air, nuklir, energi, lingkungan, kesehatan, MBG, hingga pelestarian warisan budaya. (aLs/aNs)
Gen Z Takeaway
Riset bakal terasa lebih bermakna kalau benar-benar jadi solusi buat kebutuhan masyarakat. Lewat peninjauan inovasi BRIN di Istana, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya hasil riset yang selaras dengan program prioritas nasional, mulai dari ketahanan pangan, energi, hingga teknologi pertahanan. Pesannya, inovasi dalam negeri harus terus didorong agar bisa mempercepat pembangunan dan memperkuat kemandirian Indonesia.









