Kementerian Haji Kalimantan Utara Diperketat, Inspektur Regional IV Tegaskan Nol Toleransi Korupsi
astakom.com, Jakarta – Langkah tegas kembali diambil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Demi mewujudkan ibadah haji yang bermartabat, beradab, dan berdampak sesuai konsep "Tiga Rukun Iman Haji", Kementerian Haji menggelar pertemuan internal untuk memperketat pengawasan di seluruh kantor regional se-Indonesia.
Pengawasan ketat APIP
Dalam Rapat Tingkat Peninjauan Internal di Kantor Regional Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Utara, Inspektur Regional IV Kementerian Haji dan Umrah, Jamaludin, memberikan arahan tegas. Ia menegaskan kalau sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah memegang peranan yang sangat strategis. APIP bertugas memberikan assurance (jaminan) serta rekomendasi profesional kepada pimpinan demi menjaga tata kelola lembaga tetap clean dan transparan.
Fokus tata kelola
"Hal ini mencakup peningkatan efektivitas dan efisiensi operasional Haji dan Umrah, pencegahan penyimpangan, penipuan, dan korupsi, serta peningkatan akuntabilitas dan kualitas pelayanan bagi para jemaah," berdasarkan pernyataan Jamaludin dalam pidatonya di Asrama Haji Transit Tarakan dikutip oleh astakom pada Kamis (06/08/2026).
Empat pilar utama
Pertemuan Tingkat Peninjauan Internal ini menjadi momen krusial yang dihadiri oleh Kepala Kantor Daerah Kementerian Haji Kalimantan Utara bersama jajaran stafnya, serta seluruh kepala kantor distrik Kementerian Haji dari wilayah Kalimantan Utara.
Instruksi Menteri & Presiden
Dalam forum tersebut, Jamaludin merinci fungsi utama Inspektorat Jenderal yang berfokus pada empat pilar yaitu pencegahan dan penjaminan mutu, pengendalian kepatuhan, penanganan pengaduan dan investigasi, hingga pemantauan tindakan tindak lanjut.
"Saya ingin menegaskan kembali pesan dari Menteri Haji dan Umrah bahwa Presiden Prabowo menyatakan kementerian yang baru dibentuk ini harus menerapkan nol toleransi terhadap semua pelanggaran dan penyimpangan, terutama korupsi," tutup Jamaludin. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Biar ibadah haji makin transparan dan bebas dari oknum nakal, Kemenhaj Kaltara resmi perketat pengawasan dengan prinsip zero tolerance terhadap korupsi. Jadi, buat yang mau berangkat haji atau umrah, sistem pengawasannya sekarang makin diperketat demi kenyamanan dan kebersihan tata kelola jemaah!









