Kebakaran Hutan Terjang Area Gunung Bromo, Petugas Bergerak Padamkan Api

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Kebakaran Hutan Terjang Area Gunung Bromo, Petugas Bergerak Padamkan Api
Petugas memadamkan api yang membakar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (06/08/2026). [astakom/str-Hayu Yudha Prabowo]

astakom.com, JakartaKebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali bikin gawat di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Kobaran api yang mulai muncul sejak Senin silam (03/08/2026) pukul 17.00 WIB ini tercatat melalap lahan seluas kurang lebih 60 hektare di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang hingga Rabu (05/08/2026) pukul 16.45 WIB.

60 hektare hangus

Api melahap sekitar 10 hektare lahan di kawasan Watu Gede, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Sementara di Kabupaten Malang, api merembet ke kawasan Jantur, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dengan cakupan area terbakar mencapai 50 hektare. Untungnya, sampai detik ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Merespons kondisi yang berpotensi makin out of control, tim gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, Balai Besar TNBTS, Polisi Kehutanan (Polhut), hingga jajaran relawan langsung drop ke lokasi kejadian.

Pantau drone & medan terjal

Berbagai alat pemadam diturunkan, mulai dari satu unit mobil pemadam kebakaran, gepyok (alat pemukul api), sampai sprayer manual. BPBD Jatim juga menerjunkan mobil tangki air untuk menyokong stok air pemadaman darat. Supaya tidak clueless mencari lokasi sumber api, tim menerbangkan drone buat memantau pergerakan titik api secara akurat dari udara.

Hasilnya, per Rabu (05/08/2026) pukul 15.00 WIB, titik api di Blok Bantengan sampai Pusung Jantur (wilayah administratif Desa Sariwani, Kabupaten Probolinggo) sudah berhasil dipadamkan. Meski begitu, petugas masih punya Pekerjaan Rumah (PR) besar karena ada satu titik api tersisa yang susah disentuh akibat berada di medan ekstrem berkontur terjal.

Hal serupa terjadi di tugu perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, di mana sisa-sisa titik api masih terpantau. Tim gabungan pun tetap bersiaga penuh untuk memantau situasi.

Angin kencang yang berembus di lereng Kaldera Bromo makin menambah challenge karena berpotensi membuat api menjalar lebih cepat, sementara kontur lereng yang curam amat menyulitkan akses personel darat.

Helikopter water bombing turun

Situasi darurat ini langsung direspons cepat oleh pemerintah pusat. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto yang sudah menginstruksikan jajaran buat ngasih support percepatan penanganan melalui operasi pemadaman udara.

Dua unit helikopter water bombing dikerahkan BNPB mulai Kamis (06/08/2026) untuk menyiram titik api yang mustahil dijangkau jalur darat. Langkah ini diharapkan bisa menekan perambatan api secara signifikan.

Selain menyiram dari udara, BNPB juga menyiapkan opsi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bantuan ekstra. Pelaksanaannya bakal disesuaikan dengan kondisi cuaca di lapangan guna melengkapi kerja keras tim pemadam darat.

Wisata ditutup & Status Siaga

Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Balai Besar TNBTS mengumumkan penutupan sebagian kawasan wisata Gunung Bromo sejak Senin silam (03/08/2026) pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Akses masuk menuju Bromo dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang termasuk via Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo ditutup total untuk sementara. Para wisatawan dan warga lokal diminta bekerja sama dengan selalu mematuhi aturan serta arahan petugas di lokasi.

Saat ini, Kabupaten Probolinggo sudah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Keputusan Bupati Probolinggo Nomor 300.2/326/426.32/2026 yang berlaku selama 180 hari (1 Agustus – 5 Oktober 2026).

Langkah serupa diambil Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan merilis Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026 tentang Status Siaga Darurat yang berlaku sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026.

Penanganan karhutla ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang masif, mulai dari BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Lumajang, BPBD Provinsi Jawa Timur, TRC BPBD Jatim, Agen Pengurangan Risiko Bencana Jatim, BB TNBTS, Polhut, Perhutani, Satpol PP, pihak kecamatan, TNI, Polri, Korps Brimob Polda Jatim, Forkopimda terkait, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Ngadas, para relawan, hingga warga setempat. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Bromo lagi nggak fine-fine aja nih, guys. Kebakaran hutan dan lahan seluas 60 hektare bikin akses wisata via Malang dan Lumajang ditutup total buat sementara waktu. Meski titik api di medan terjal masih di-fight sama tim gabungan—lengkap pake drone hingga helikopter water bombing dari BNPB—kita wajib tetep aware dan tunda dulu rencana main ke sana demi keselamatan bersama. Jangan lupa terus hargai kerja keras para petugas di lapangan, ya!

BNPB Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Karhutla Bromo Kebakaran Bromo

Infografis

Terkini