Kementerian Haji Evaluasi Kinerja Semester I demi Perkuat Akuntabilitas Program
astakom.com, Jakarta – Kegiatan pemantauan dan evaluasi (monev) punya peran yang crucial banget sebagai instrumen untuk mengukur pencapaian kinerja sekaligus meletakkan fondasi kuat demi penyempurnaan program di semester berikutnya. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Biro Perencanaan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), M. Noer Alya Fitra, saat membuka Agenda Pemantauan dan Evaluasi Program Prioritas dan Pencapaian Kinerja Semester Pertama Kementerian Haji dan Umrah Tahun Anggaran 2026.
Dalam pembukaan acara yang digelar di Jakarta pada Selasa (4/8/2026) tersebut, M. Noer Alya Fitra hadir didampingi oleh Kepala Divisi Kinerja, Program, dan Manajemen Anggaran, Marliza. Ia menyampaikan urgensi evaluasi berkala agar program kementerian gak cuma sekadar jalan, tapi benar-benar memberikan dampak real.
Urgensi Monev Kemenhaj
“Melalui pemantauan dan evaluasi ini, kita dapat mengukur sejauh mana target yang ditetapkan telah tercapai, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, dan merumuskan langkah-langkah perbaikan agar pelaksanaan program semakin efektif dan berdampak bagi masyarakat,” ucap M. Noer Alya Fitra, diberkati oleh Kepala Divisi Kinerja, Program, dan Manajemen Anggaran, Marliza, pada saat meresmikan acara tersebut di Jakarta, dikutip oleh astakom pada Rabu (5/8/2026).
Agenda penting ini diresmikan sebagai bagian dari komitmen nyata Kemenhaj dalam memperkuat tata kelola lembaga yang akuntabel, efektif, dan result-oriented alias berorientasi pada hasil.
Kelola anggaran Rp3,1 Triliun
Pada forum tersebut, dipaparkan pula statistik penting terkait ruang gerak finansial kementerian. Kemenhaj tercatat mengelola anggaran bernilai besar, yaitu sebesar Rp 3,1 triliun untuk Tahun Anggaran 2026, yang di dalamnya mencakup alokasi dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Tak hanya berfokus pada apa yang sudah dilewati, Kemenhaj juga langsung pasang mode future-proof untuk menyusun langkah ke depan.
"Selain mengevaluasi pencapaian di semester pertama, forum ini juga membahas arah kebijakan dan perencanaan anggaran untuk tahun 2027 guna memastikan keberlanjutan program prioritas kementerian di masa mendatang," ucap M. Noer Alya Fitra.
Fokus tiga pilar strategis
Proses evaluasi kinerja ini difokuskan pada pencapaian berbagai tujuan strategis sebagaimana yang telah dituangkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Kemenhaj. Fokus utamanya mencakup tiga pilar penting:
Peningkatan bimbingan, pelayanan, dan perlindungan bagi para jemaah haji dan umrah.Pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah.Penguatan tata kelola organisasi secara menyeluruh.
Bukan cuma itu, forum monev ini juga membedah penguatan sistem pengukuran kinerja, efektivitas pelaksanaan program prioritas, hingga optimalisasi saluran pengaduan masyarakat. Harapannya, kualitas pelayanan publik yang dihadirkan bisa benar-benar transparan, responsif, dan user-centric (berpusat pada kenyamanan jemaah haji).
Sinergi lintas kementerian
Sesi pemantauan dan evaluasi yang terbilang padat ini dihadiri oleh jajaran lengkap seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah. Untuk memperkaya perspektif, Kemenhaj juga menghadirkan para pembicara dari berbagai lembaga negara yang sangat strategis, seperti Kantor Eksekutif Presiden (KSP), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
Lewat perjumpaan ini, Kemenhaj membuktikan komitmennya untuk terus memupuk budaya kinerja yang solid, menggenjot akuntabilitas implementasi, serta memastikan setiap rupiah alokasi anggaran dan lembar kebijakan mampu menghasilkan manfaat yang paling optimal bagi ekosistem layanan Haji dan Umrah di Indonesia. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Gak cuma sekadar "yang penting program jalan", Kemenhaj lagi beneran upgrade transparansi dan efisiensi mereka. Ngelola dana jumbo Rp3,1 T, mereka langsung bikin evaluasi menyeluruh biar pelayanan haji & umrah makin user-centric, responsif, dan future-proof sampai persiapan anggaran 2027!









