Bakom Ungkap Hasil Reformasi BGN Berhasil Kembalikan Ratusan Miliar Rupiah ke Kas Negara

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 29 Juli 2026 | 10:01 WIB
Bakom Ungkap Hasil Reformasi BGN Berhasil Kembalikan Ratusan Miliar Rupiah ke Kas Negara
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta — Reformasi tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) membuktikan hasil nyata. Sebanyak 414 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bermasalah berhasil ditindak, hingga dana negara senilai ratusan miliar rupiah sukses comeback diselamatkan ke kas negara.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menegaskan temuan ini merupakan bagian dari aksi cleanup program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dieksekusi sejak era kepemimpinan Nanik Sudaryati Deyang di BGN.

"BGN juga menemukan 414 SPPG yang belum beroperasi, tetapi telah menerima pencairan anggaran atau memiliki rekening virtual ganda sehingga ratusan miliar berhasil dikembalikan ke kas negara," ungkap Qodari dalam pernyataannya kepada media, kemarin (28/7/2026).

Evaluasi total BGN

Menurutnya, proses pembenahan tersebut digerakkan lewat 11 langkah strategis demi memperkuat tata kelola sekaligus mendongkrak efektivitas program di lapangan.

"Di bawah kepemimpinan beliau, BGN berhasil mempercepat pembenahan tata kelola program MBG melalui 11 langkah reformasi," ujar Qodari.

Inisiasi reformasi ini diawali dengan audit dan evaluasi total terhadap hampir 28.000 SPPG di seluruh pelosok Indonesia.

BGN juga melakukan curating standar kualitas dan keamanan pangan pada sekitar 3.000 dapur, sembari mengarahkan ekspansi ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Bentuk 11 tim reformasi

Guna memperkokoh eksekusi program MBG, BGN turut membentuk 11 tim reformasi khusus. Fokus program pun makin diperketat agar benar-benar on-point menyasar kelompok yang paling membutuhkan, disokong oleh kolaborasi talenta profesional dari berbagai kementerian dan lembaga.

Estafet kepemimpinan yang krusial

Kini, estafet kepemimpinan BGN resmi berlanjut ke tangan Sudaryono usai mantan Wakil Menteri Pertanian tersebut menerima mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Qodari menyebut perantian nahkoda ini merupakan langkah krusial agar BGN makin agile, reliable, dan siap gerak cepat membereskan berbagai kendala di lapangan.

"Saya juga ingin menegaskan satu hal. Pergantian pimpinan di BGN sama sekali tidak menggeser apalagi menyurutkan komitmen utama pemerintah. Program MBG tetap dan akan terus menjadi investasi terbaik kita untuk menjemput cita-cita besar Indonesia Emas 2045," tutur Qodari. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Pembenahan tata kelola BGN menunjukkan bahwa pengawasan yang lebih ketat bisa berdampak langsung pada efisiensi anggaran dan akuntabilitas program MBG. Ke depan, tantangannya bukan hanya menindak temuan, tetapi juga memastikan reformasi ini berjalan konsisten agar layanan gizi tetap tepat sasaran, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Makan Bergizi Gratis MBG Badan Gizi Nasional BGN Sudaryono Nanik S Deyang Badan Komunikasi Pemerintah Bakom RI Muhammad Qodari

Infografis

Terkini