Sukses Mendarat! 444 Jemaah Haji Kloter 1 Bekasi Kembali ke Tanah Air, Layanan Haji Diapresiasi

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 2 Juni 2026 | 19:49 WIB
Sukses Mendarat! 444 Jemaah Haji Kloter 1 Bekasi Kembali ke Tanah Air, Layanan Haji Diapresiasi
Sukses Mendarat! 444 Jemaah Haji Kloter 1 Bekasi Kembali ke Tanah Air, Layanan Haji Diapresiasi. (Kemenhaj RI)

astakom.com, Jakarta - Rombongan perdana haji asal Kota Bekasi, Jawa Barat, (kloter JKS-1) yang berjumlah 444 orang resmi tiba kembali di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin (01/06/2026) pukul 23.40 WIB menggunakan pesawat SV 5142.

Mendaratnya kloter JKS-1 menandai babak awal kepulangan berkala bagi seluruh jemaah haji asal Kota Bekasi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Rombongan ini terdiri dari 195 jemaah laki-laki, 246 jemaah perempuan, serta didampingi 4 petugas kloter. Begitu mendarat di bandara debarkasi, mereka langsung disambut hangat oleh manajemen maskapai sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan usai menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Hingga kabar ini diturunkan, seorang jemaah pria belum bisa kembali ke Tanah Air karena harus menjalani perawatan medis intensif di Arab Saudi.

Prioritas lansia di bandara

Sebelum turun dari pesawat, seluruh jemaah wajib melewati pemeriksaan kesehatan dan pemindaian suhu tubuh. Selain itu, otoritas bandara menyediakan jalur prioritas bagi jemaah lansia serta penyandang disabilitas termasuk pengguna kursi roda untuk mempercepat proses pengecekan medis dan keimigrasian.

Sebanyak 12 armada bus dikerahkan untuk membawa jemaah kloter JKS-1 menuju UPT Asrama Haji Bekasi. Jemaah berhasil tiba di lokasi pada pukul 02.15 WIB, lebih cepat dari estimasi jadwal awal yakni pukul 02.40 WIB.

Penyambutan kilat tanpa seremonial

Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi, Sularto, menjelaskan kalau penyambutan jemaah di asrama haji sengaja dikemas secara sederhana dan efisien tanpa adanya prosesi seremonial.

“Setibanya di asrama, jemaah langsung turun dari bus, mengambil air zamzam, kemudian keluar secara tertib sesuai rombongan-masing guna menjaga kelancaran arus jemaah masing-masing,” ucapnya dikutip oleh astakom pada Selasa, (2/6/2026).

Siasat keterbatasan SDM di lapangan

Sularto menambahkan kalau kebijakan tersebut sengaja diambil demi mengoptimalkan pelayanan kepulangan jemaah, terutama dalam menyiasati keterbatasan jumlah sumber daya manusia di lapangan.

"Dengan total jemaah haji Kota Bekasi sebanyak 5.064 orang, dukungan personel kami sangat terbatas. Namun, melalui kolaborasi dengan relawan, termasuk alumni PKL Kemenhaj Kota Bekasi dan berbagai pihak terkait, seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah dapat berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Jemaah puas, logistik melimpah

Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H / 2026 M kali ini sukses menuai apresiasi dari para jemaah. Salah satu testimoni positif datang dari Anthon Muhammad Fahriza yang menganggap kinerja PPIH Arab Saudi sangat krusial dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian ibadah mereka.

"Kami berterima kasih kepada PPIH Arab Saudi, mereka benar-benar berhikmat untuk jemaah haji. Kami sempat tersesat di jamarat, Alhamdulillah luar biasa sekali kami dituntun sampai bertemu dengan rombongan kami”, ungkapnya.

Tanggapan positif juga diutarakan oleh Mulyono Ahmad Dakroji. Jemaah berusia 57 tahun ini mengaku sangat puas dengan pelayanan konsumsi yang diberikan sepanjang pelaksanaan ibadah haji.

"Alhamdulillah, dari logistik, makanan luar biasa berlimpah. Tidak pernah berkurang dan tepat waktu”, ucapnya.

Berdasarkan jadwal, kepulangan jemaah haji asal Kota Bekasi berikutnya yang tergabung dalam kloter JKS-5 akan tiba pada Minggu, 7 Juni 2026, pukul 07.35 WIB.

Kementerian Haji dan Umrah terus berkomitmen mengawal proses pemulangan ini agar berjalan aman dan lancar, sekaligus menegaskan misi penyelenggaraan haji yang ramah terhadap lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah perempuan. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Kepulangan kloter perdana haji Bekasi tahun ini membuktikan kalau sat-set dan efisiensi itu kunci utama! Minim seremonial gak penting di asrama haji bikin jemaah yang lelah bisa langsung istirahat cepat. Plus, jempolan banget buat manajemen logistik makanan yang tepat waktu dan resourceful-nya petugas lapangan yang sigap bantu jemaah tersesat

Kemenhaj Kementerian Haji dan Umrah Jemaah Haji Indonesia Kloter Perdana

Infografis

Terkini