Luhut Minta Masukan Pakar Finansial Global untuk Perkuat Strategi Ekonomi Indonesia
astakom.com, Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya masukan dari pakar finansial global dalam merumuskan st
astakom.com, Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya masukan dari pakar finansial global dalam merumuskan st
Meskipun kinerja perekonomian Indonesia cukup membanggakan, dengan pertumbuhan di angka 4,9 persen pada kuartal pertama 2025, namun Bank Dunia mengingatkan, bahwa tantangan global masih menjadi ancaman bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.
Laporan Bank Dunia terbaru menyoroti sektor perumahan sebagai salah satu kunci pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia. Hal itu sejalan dengan program pemerintah yang menargetkan pembangunan 3 juta rumah per tahun.
Bank Dunia atau World Bank memuji kinerja perekonomian Indonesia, yang dinilai mencerminkan fundamental yang kuat dan respon kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.
Eskalasi konflik antara Iran dan Israel kian memanas dan tak hanya mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi mengguncang ekonomi global, termasuk Indonesia.
Ketidakpastian ekonomi global akibat perang dagang yang dipicu oleh kebijakan tarif yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump bakal berlangsung lama.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menegaskan bahwa situasi ekonomi global belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang stabil.
Ketegangan geopolitik dan meningkatnya proteksionisme Amerika Serikat menjadi tantangan baru bagi stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia. Kondisi ini turut memicu volatilitas pasar keuangan dan menjadi salah satu faktor utama perlambatan ekonomi RI di kuartal I 2025.
Ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,87 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal I 2025, sedikit menurun dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,02 persen.
Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Juan Permata Adoe menyampaikan pandangan optimistis terhadap kondisi perekonomian nasional.