Kado HUT ke-80 RI, BEI Targetkan IHSG Tembus 8.000
Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level psikologis 8.000 pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia bulan Agustus 2025 ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level psikologis 8.000 pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia bulan Agustus 2025 ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,17 persen ke level 7.543 pada akhir perdagangan, Jumat (25/7) kemarin. Namun, penguatan ini justru menjadi sinyal adanya tekanan jual dan potensi koreksi dalam waktu dekat.
Pasar modal Indonesia kembali mencetak sejarah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan ini, pada Jumat (25/7), dengan capaian rekor tertinggi di sepanjang tahun 2025 ini, dimana IHSG berada di level 7.543,503.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kinerja pasar modal Indonesia kurang menggairahkan pada pekan pertama Juli 2025, atau selama periode 30 Juni hingga 4 Juli 2025.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal di Indonesia kembali mencetak rekor baru yang signifikan, mencapai 17.016.329 Single Investor Identification (SID) per Kamis (3/7).
Pergerakan pasar modal Indonesia menunjukkan sinyal penurunan kinerja selama sepekan terakhir menjelang libur panjang akhir pekan atau long weekend, yang bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.
Peluang rotasi sektor di pasar saham mulai terbuka lebar, seiring dengan meredanya ketegangan geopolitik global dan potensi berakhirnya aksi jual investor asing.
Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menegaskan perannya sebagai pionir transformasi pasar keuangan nasional. Lewat inovasi pada instrumen hijau dan teknologi digital, BEI mempercepat langkah menuju bursa masa depan yang lebih berkelanjutan dan efisien.
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencetak rekor pada tahun 2024 dengan berhasil menghimpun dana sebesar Rp193 triliun melalui berbagai instrumen pasar modal.
Tahun 2024 mencatatkan sejarah penting bagi pasar modal Indonesia. Di mana jumlah investor pasar modal mencapai 14,8 juta, meningkat sebesar 1,7 juta single investor identification (SID) dibandingkan tahun sebelumnya.