Profil Nuzran Joher, Eks Senator Jambi yang Kini Pimpin Ombudsman RI
astakom.com, Jakarta - Tongkat kepemimpinan Ombudsman Republik Indonesia periode 2026–2031 kini resmi dipegang oleh Nuzran Joher.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (01/10/2026).
Sebelum dipercaya menjadi Ketua, Nuzran terlebih dahulu terpilih sebagai salah satu dari sembilan anggota Ombudsman untuk masa jabatan 2026–2031.
Posisi puncak ini ia raih setelah DPR menyetujui namanya dalam rapat paripurna tanggal 18 Agustus 2026, berdasar usulan dari Komisi II DPR untuk menggantikan posisi ketua terdahulu.
Profil singkat Nuzran Joher
Perjalanan karier Nuzran sebelum mengabdi di Ombudsman didukung oleh rekam jejak yang solid di ranah keorganisasian, parlemen, hingga kajian tata negara.
Ia pernah menjabat sebagai Senator DPD mewakili daerah pemilihan Jambi, berkiprah di Komisi Kajian Ketatanegaraan (KKK) MPR, serta bertugas sebagai staf ahli Ketua DPR.
Pria kelahiran Kerinci pada 28 Oktober 1973 ini mengawali bangku sekolah dasar di SD N 16/III Koto Beringin Rawang, Kerinci (1980–1986), lalu melanjutkan ke MTsN Sungai Penuh (1986–1989), dan PGAN Sungai Penuh (1989–1992).
Untuk jenjang perguruan tinggi, Nuzran menuntaskan studi sarjananya di IAIN Imam Bonjol Padang pada 1997. Pendidikan akademisnya kemudian berlanjut ke jenjang magister di Universitas Pramita Indonesia hingga lulus pada 2009.
Sejak duduk di bangku kuliah, kepemimpinan Nuzran sudah mengemuka. Selain memimpin Senat Mahasiswa IAIN Padang periode 1997–1998, ia juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga dipercaya memegang amanah sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar HMI periode 2002–2004.
Di luar panggung organisasi, ia menaruh perhatian pada kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk pembinaan pendidikan Al-Qur'an di wilayah Jambi maupun Jakarta.
Perjalanan karier Nuzran Joher
Kiprahnya di lembaga tinggi negara kian menguat saat terpilih sebagai anggota DPD RI dari Dapil Jambi periode 2004–2009, di mana ia banyak menempati posisi strategis pada alat kelengkapan DPD.
Keahliannya di bidang ketatanegaraan terus terasah saat menjadi bagian dari KKK MPR selama dua periode berturut-turut (2015–2019 dan 2019–2024), diselingi peran pentingnya sebagai staf ahli Ketua DPR.
Awal pengabdian Nuzran di Ombudsman dimulai pada 2026 setelah terpilih menjadi anggota, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo di Istana Negara pada 10 April 2026.
Setelah melewati persetujuan rapat paripurna DPR pada 18 Agustus 2026, ia kini resmi mengemban tugas sebagai nakhoda utama lembaga pengawas pelayanan publik tersebut. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Pelantikan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI 2026–2031 menandai babak baru bagi lembaga pengawas pelayanan publik. Berbekal pengalaman di parlemen, organisasi, dan kajian ketatanegaraan, Nuzran kini punya mandat besar untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan transparan, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.









