Cerita Jenderal Suyudi dapat Kabar Dadakan Pagi, Langsung Sat-Set Matangkan Konsep Fit and Proper Test Kapolri

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 1 Oktober 2026 | 23:32 WIB
Cerita Jenderal Suyudi dapat Kabar Dadakan Pagi, Langsung Sat-Set Matangkan Konsep Fit and Proper Test Kapolri
Kapolri baru Suyudi Ario Seto dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo (mantan Kapolri) diwawancarai wartawan usai dilantik oleh presiden prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (01/10/2026). [Timpres/Paulina]

astakom.com, Jakarta — Proses penunjukan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru ternyata menyimpan cerita menarik di baliknya. Meski Surat Presiden (Surpres) telah dikirimkan sejak Rabu (30/9/2026), Suyudi mengaku baru secara resmi menerima informasi untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Kamis (1/10/2026) pagi.

Mendapat pemberitahuan yang terbilang mendadak, Jenderal Suyudi langsung bergerak cepat merapikan dan mematangkan materi pemaparannya sebelum tampil di hadapan Komisi III DPR RI.

"Oh belum, belum. Jadi kalau itu kami baru mendapatkan informasi tadi pagi. Sehingga kami langsung mempersiapkan diri untuk melaksanakan ya paparan proper test," ungkap Suyudi usai menjalani uji kelayakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (1/10/2026).

Suyudi menyebut bahwa ia pada dasarnya sudah memiliki dasar rancangan konsep kepemimpinan. Dengan keterbatasan waktu yang ada di pagi hari, ia tinggal mematangkan kembali poin-poin strategi tersebut.

"Ya kami sudah punya konsep-konsep ya, ya tentunya tadi dengan waktu yang terbatas kami matangkan kembali," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa informasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak pimpinan Istana pada Kamis pagi. Suyudi membantah spekulasi yang menyebut dirinya sudah diberi tahu saat dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana pada Selasa sebelumnya. Pertemuan hari Selasa itu, kata dia, murni membahas isu rehabilitasi narkoba, masalah kelebihan kapasitas (overcapacity) lapas, serta peredaran narkotika di dalam lapas dalam kapasitasnya sebagai Kepala BNN.

Siap lanjutkan legacy Jenderal Listyo Sigit dan konsolidasi internal

Usai mendapatkan persetujuan dari DPR, Suyudi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada pimpinan terdahulu, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, serta Presiden Prabowo Subianto.

"Tentunya kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Listyo Sigit Prabowo yang telah membimbing dan juga memberikan banyak hal dalam karir kami ya sehingga kami bisa di titik ini. Tentunya kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto," tuturnya.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya di Korps Bhayangkara, Suyudi bakal langsung melakukan konsolidasi internal serta mengevaluasi program-program yang telah berjalan.

"Tentunya sebagai Kapolri yang baru, kami tentunya akan melakukan konsolidasi secara internal dan kami juga tentunya akan melakukan langkah-langkah apa yang telah dilakukan oleh pimpinan sebelumnya, kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki," tambahnya.

Kedepankan "Polisi Bersama Masyarakat"

Menjalankan amanah baru ini, Jenderal Suyudi berkomitmen memperkuat pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil melalui tagline "Polisi Bersama Masyarakat". Menurutnya, kehadiran polisi di tengah publik harus bisa memberikan respons dan jawaban cepat dalam menjaga harkamtibmas.

"Dan tentunya kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik ya, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat. Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka harkamtibmas," paparnya.

Sikat narkoba, judi online, dan penyelundupan sesuai arahan Presiden

Terkait arahan khusus dari Kepala Negara, Suyudi membeberkan bahwa Presiden Prabowo menekankan perhatian serius pada sejumlah tindak kejahatan yang meresahkan dan menjadi perhatian luas di masyarakat.

"Ya yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua ya terutama dalam berbagai kegiatan dan juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat," pungkas Suyudi. (RaM)

Gen Z Takeaway

Komjen Suyudi Ario Seto baru dapet spill kabar buat ikutan fit and proper test Kapolri pada Kamis (1/10/2026) pagi langsung dari pimpinan Istana! Meski serba dadakan, Suyudi langsung sat-set mematangkan konsep "Polisi Bersama Masyarakat" sebelum tampil di DPR. Usai lolos, ia berkomitmen melanjutkan legacy Jenderal Listyo Sigit, melakukan konsolidasi internal, serta fokus menyapu bersih isu narkoba, judi online, dan penyelundupan sesuai instruksi Presiden Prabowo.

Jenderal Suyudi Ario Seto listyo sigit prabowo Calon Kapolri Komisi III DPR Reshuffle Kabinet 2026 Presiden Prabowo Subianto

Infografis

Terkini