Saat Kompleks Istana Kepresidenan 'Diinvasi' 495 Pelajar!
astakom.com, Jakarta – Siapa bilang Istana Kepresidenan cuma tempat kumpul pejabat papan atas? Pada Selasa (29/09/2026), Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta mendadak ramai oleh 495 pelajar yang ikutan program edukatif bernama Istana untuk Anak Sekolah. Rombongan ini terdiri dari 350 siswa plus guru pendamping dari SMPIT Pluit Raya dan SMK Islam Pluit Raya Jakarta Utara, ditambah 145 anggota Forum OSIS Banten.
Sebelum diajak muter-muter keliling kawasan bersejarah ini, para siswa dibagi ke dua lokasi penerimaan beda tempat:
- Siswa SMPIT & SMK Islam Pluit Raya: Diterima hangat di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet. Mereka dapet sharing session seputar seluk-beluk penyelenggaraan pemerintahan langsung dari Dwiyanto (Kepala Biro Dukungan Aparatur dan Kelembagaan, Sekretariat Dukungan Kabinet) bareng Annisa Azka Nabilah (Analis SDM Ahli Muda di biro yang sama).
- Forum OSIS Banten: Kumpul di Gedung Krida Bhakti bareng Faisal Fahmi (Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Sekretariat Kementerian). Di sini, mereka dibedah tuntas soal gimana peran vital Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dalam mem-backup seluruh agenda Presiden dan Wakil Presiden.
Bedah fungsi Istana sampai "dapur" kerja Presiden
Lewat program ini, para peserta nggak cuma foto-foto aesthetic, tapi juga belajar langsung soal sejarah, fungsi bangunan, hingga proses pengambilan keputusan kenegaraan. Rute tur edukasi ini ngajak peserta melihat langsung area-area krusial:
- Istana Negara & Istana Merdeka
- Kantor Presiden
- Ruang Sidang Kabinet
- Ruang Konferensi Pers
Di tiap sudut ruang, dijelaskan sejarah panjang dan aktivitas kenegaraan yang biasa berlangsung di sana. Biar makin kebayang, pemutaran video profil Kemensetneg juga ditayangkan di Aula Hoegeng dan Gedung Krida Bhakti.
Analogikan Kemensetneg mirip Menara ATC Bandara
Biar materi soal tata kelola negara nggak kerasa berat, Faisal Fahmi memberikan perumpamaan yang relatable banget. Dia mengibaratkan peran Kemensetneg seperti Air Traffic Control (ATC) atau menara pengatur lalu lintas udara di bandara.
“Jadi Kementerian Sekretariat Negara ini memberikan dukungan teknis, administratif, analisis, dan juga dukungan manajemen kabinet. Semua itu untuk mendukung Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan pemerintahan agar berjalan dengan baik, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Republik Indonesia,” ujar Faisal, dilansir laman resmi Kemensetneg.
Sama seperti ATC yang memastikan pergerakan pesawat tetap aman dan terkoordinasi, Kemensetneg memegang fungsi koordinasi supaya seluruh agenda dan kebutuhan kerja pimpinan negara berjalan harmonis dengan berbagai kementerian/lembaga.
Bikin makin bangga dan termotivasi buat masa depan
Sepanjang agenda berlangsung, antusiasme peserta kelihatan dari aktifnya mereka bertanya dan berinteraksi. Pengalaman mendatangi pusat pengambilan kebijakan tertinggi di Indonesia ini sukses memantik rasa nasionalisme mereka.
Raisa, salah satu siswi SMPIT Pluit Raya, mengungkapkan rasa bahagianya bisa menginjakkan kaki di Istana.
“Senang sekali bisa berkunjung ke Istana Kepresidenan Jakarta, suasananya bagus dan megah, sebelumnya saya belum pernah. Semoga kelak saya bisa kembali lagi ke sini saat sudah dewasa nanti,” ujar Raisa.
Apresiasi senada juga datang dari Pembina Himpunan OSIS Banten, Muhammad Fadlyllah, yang menilai kegiatan ini sebagai wadah belajar sejarah secara real-time.
“Hari ini kami sangat bangga karena mendapatkan kesempatan untuk belajar banyak hal tentang Indonesia. Para pahlawan dan leluhur kita telah berjuang untuk generasi hari ini. Kami pun merasakan bahwa perjuangan itu harus terus dilakukan, salah satunya melalui belajar,” tutur Fadlyllah.
Ke depannya, Istana Kepresidenan berkomitmen untuk terus konsisten membuka pintu edukasi lewat program Istana untuk Anak Sekolah. Harapannya, ruang-ruang edukasi seperti ini bisa terus menginspirasi generasi muda untuk upgrade kapasitas diri, menjaga persatuan, dan siap berkontribusi nyata buat masa depan Indonesia. (aNs)
Gen Z Takeaway
Main ke Istana Kepresidenan Jakarta, 495 pelajar dari SMPIT/SMK Islam Pluit Raya dan Forum OSIS Banten dapet kesempatan spill langsung isi "dapur" pemerintahan lewat program Istana untuk Anak Sekolah. Gak cuma keliling spot ikonik kaya Istana Merdeka sampai Ruang Sidang Kabinet, mereka juga dijelasin soal peran vital Kemensetneg yang diibaratkan mirip Air Traffic Control (ATC) bandara—alias garda terdepan yang ngatur dan koordinasiin seluruh agenda Presiden dan Wapres biar jalan smooth. Pengalaman perdana ngeliat pusat kebijakan negara ini sukses bikin para siswa makin inspired, bangga, dan makin paham pentingnya peran generasi muda buat masa depan Indonesia!









