Update Harga Pangan: Mayoritas Komoditas Turun, Cabai hingga Beras Makin Adem

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 29 September 2026 | 15:32 WIB
Update Harga Pangan: Mayoritas Komoditas Turun, Cabai hingga Beras Makin Adem
Upadate Harga Pangan: Mayoritas Komoditas Turun, Cabai hingga Beras Makin Adem [astakom/Jessica Jowena Yiswi]

astakom.com, Jakarta - Harga pangan nasional pada 29 September 2026 terpantau cukup adem. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan oleh Bank Indonesia di rata-rata pasar tradisional, mayoritas komoditas yang dipantau justru mengalami penurunan harga. Kondisi ini tentu jadi kabar yang cukup melegakan karena beberapa bahan pangan utama mulai bergerak turun, sementara hanya sebagian komoditas yang mengalami kenaikan.

Dimulai dari kelompok bawang, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp36.800 per kg, turun Rp600 atau 1,60%. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang berada di level Rp38.750 per kg, turun Rp250 atau 0,64%. Dua komoditas ini sama-sama turun, jadi pergerakannya cukup positif buat konsumen yang lagi belanja kebutuhan dapur.

Lanjut ke beras, pergerakannya juga didominasi penurunan. Beras kualitas medium I turun Rp250 atau 1,51% menjadi Rp16.350 per kg, sedangkan medium II turun Rp100 atau 0,61% menjadi Rp16.300 per kg. Beras kualitas super I bahkan turun Rp550 atau 3,06% menjadi Rp17.400 per kg, sementara super II turun Rp450 atau 2,59% menjadi Rp16.900 per kg.

Harga beras dan cabai turun

Ada satu kabar yang juga bikin harga beras makin bikin happy, yaitu beras kualitas bawah II yang tercatat Rp14.700 per kg. Harganya tidak mengalami perubahan alias stabil. 

Sementara itu, beras kualitas bawah I menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan, yakni naik Rp200 atau 1,33% menjadi Rp15.200 per kg.

Masuk ke kelompok cabai, tren penurunannya makin kelihatan. Harga cabai merah besar berada di Rp54.950 per kg, turun Rp2.550 atau 4,43%. 

Cabai merah keriting juga turun Rp3.600 atau 5,16% menjadi Rp66.200 per kg. Penurunan ini cukup signifikan secara nominal, sehingga bisa jadi angin segar buat masyarakat yang kebutuhan cabainya lumayan tinggi.

Komoditas hewani juga turun

Harga cabai rawit hijau juga ikut turun Rp2.050 atau 2,99% menjadi Rp66.600 per kg. Namun, cabai rawit merah justru bergerak berlawanan arah. Harganya naik Rp2.200 atau 2,30% menjadi Rp98.050 per kg. Jadi, kalau urusan cabai, mayoritas memang lagi turun, tetapi rawit merah masih jadi komoditas yang harganya naik paling terasa.

Pada komoditas daging, pergerakannya juga cukup bikin lega. Harga daging ayam ras segar turun Rp950 atau 2,25% menjadi Rp41.200 per kg. 

Daging sapi kualitas 1 bahkan turun Rp3.000 atau 1,96% menjadi Rp149.900 per kg, sedangkan daging sapi kualitas 2 turun Rp550 atau 0,38% menjadi Rp142.950 per kg.

Gula juga stabil

Untuk kelompok gula, kondisinya cukup beragam. Gula pasir kualitas premium turun Rp200 atau 0,98% menjadi Rp20.200 per kg. Sebaliknya, gula pasir lokal naik Rp200 atau 1,04% menjadi Rp19.350 per kg. Jadi, meski ada sedikit kenaikan di gula lokal, harga gula premium justru masih berhasil turun.

Harga minyak goreng juga membawa kabar yang relatif positif. Minyak goreng curah turun Rp400 atau 1,96% menjadi Rp20.000 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 1 turun Rp500 atau 2,05% menjadi Rp23.900 per kg. Artinya, dua jenis minyak goreng ini sama-sama mengalami penurunan dan bisa sedikit meringankan pengeluaran rumah tangga.

Harga minyak goreng beragam

Namun, minyak goreng kemasan bermerek 2 justru mengalami kenaikan tipis. Harganya naik Rp100 atau 0,43% menjadi Rp23.600 per kg. Kenaikannya masih relatif kecil dibanding beberapa penurunan yang terjadi pada komoditas lain, sehingga secara umum kelompok minyak goreng masih menunjukkan pergerakan yang cukup terkendali.

Terakhir, harga telur ayam ras segar juga ikut turun. Komoditas ini tercatat berada di level Rp28.950 per kg, setelah mengalami penurunan Rp1.050 atau 3,50%. Jadi, buat kebutuhan protein harian, pergerakan harga telur kali ini juga membawa kabar yang cukup bikin konsumen senyum tipis.

Secara keseluruhan, mayoritas komoditas pangan pada 29 September 2026 bergerak turun. Dari bawang, sejumlah jenis beras, cabai, daging, gula premium, minyak goreng hingga telur, cukup banyak yang mengalami koreksi harga.

Di sisi lain, komoditas yang naik meliputi beras kualitas bawah I, cabai rawit merah, gula pasir lokal, dan minyak goreng kemasan bermerek 2, sementara beras kualitas bawah II terpantau stabil. Jadi, secara umum, harga pangan hari ini cenderung lebih stabil dan affordable. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeway

Harga pangan 29 September 2026 lagi cukup adem, bestie. Mayoritas komoditas seperti bawang, beras, cabai merah, ayam, daging sapi, minyak goreng, hingga telur kompak turun, sementara yang naik cuma beberapa komoditas seperti cabai rawit merah dan gula lokal. Ada juga beras kualitas bawah II yang harganya masih stabil, jadi secara umum belanja kebutuhan pangan hari ini terasa lebih terkendali.

Harga Pangan harga beras Harga Daging Ayam Harga Cabai

Infografis

Terkini