Wamensos Agus Jabo: Wali Asuh Bikin Asrama Sekolah Rakyat Rasa Home Sweet Home

Penulis: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 27 September 2026 | 22:02 WIB
Wamensos Agus Jabo: Wali Asuh Bikin Asrama Sekolah Rakyat Rasa Home Sweet Home
Wamensos Agus Jabo menutup Pelatihan Pengasuhan dan Pengelolaan Asrama Sekolah Rakyat di Yogyakarta, Sabtu (26/9/2026). [Kemensos]

astakom.com, Jakarta — Peran pendamping di asrama ternyata gak cuma sekadar ngawasi jadwal harian, lho! Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono secara tegas nyebutin kalau wali asuh dan wali asrama adalah sosok kunci alias ujung tombak dalam membentuk karakter anak-anak di Sekolah Rakyat.

Pesan adem ini disampaikan langsung oleh Agus Jabo pas resmi menutup Pelatihan Pengasuhan dan Pengelolaan Asrama Sekolah Rakyat di Yogyakarta, Sabtu (26/09/2026).

Pengasuhan wajib pakai hati dan empati

Pelatihan intensif yang berlangsung pada 22–26 September 2026 ini diikuti oleh 200 peserta (160 wali asuh dan 40 wali asrama) lingkup Regional Yogyakarta. Dalam pengarahannya, Wamensos ngingetin kalau anak-anak Sekolah Rakyat datang dari latar belakang sosial dan ekonomi yang beragam. Jadi, pola pendekatannya gak bisa cuma pakai logika formal atau sekadar nuntut kedisiplinan kaku.

"Wali asuh dan wali asrama adalah ujung tombak dalam membangun karakter anak-anak di Sekolah Rakyat. Saya titip mereka, antarkan mereka, bangun karakter mereka, karena potensi mereka sama dengan anak-anak yang lain, hanya latar belakangnya yang berbeda," tegas Agus Jabo.

Beliau juga nambahin, kalau nemuin tingkah laku siswa yang unik, para pendamping mesti paham dulu akar masalahnya—apakah berkaitan sama keluarga, kesehatan, atau lingkungan. Pendekatan pakai empati dan kasih sayang individual bakal jauh lebih mempan bikin anak-anak merasa dirangkul.

Bikin asrama jadi second home 

Pesan dari Wamensos ini langsung diresapi banget sama para peserta, salah satunya Baiq Windra Ishanda dari SRMA 38 Lombok Timur. Menurutnya, pelatihan ini ngebuka mata kalau peran mereka jauh melebihi sekadar pengawas harian.

"Kami hadir sebagai ibu dan bapak bagi anak-anak, menjadi rumah kedua (second home) bagi mereka. Pelatihan ini mengajarkan keteguhan, kesadaran, dan kedisiplinan dari diri sendiri agar bisa kami implementasikan di Sekolah Rakyat masing-masing," ungkap Baiq.

Pendidikan karakter biar anak mandiri 

Pendidikan di Sekolah Rakyat emang gak cuma ngomongin soal nilai akademik atau pinter di dalam kelas aja. Lebih dari itu, pembentukan karakter di luar jam sekolah jadi fondasi penting biar para siswa tumbuh jadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan punya daya saing tinggi.

Agus Jabo memastikan Kemensos bakal terus ngawal tumbuh kembang para siswa ini sampai lulus, biar setelah tamat nanti mereka punya pilihan jelas: mau lanjut kuliah, kerja, atau bikin usaha sendiri sesuai passion masing-masing. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Bukan cuma tempat tinggal, asrama adalah tempat tumbuh! Wamensos Agus Jabo ingatin pentingnya peran wali asuh & asrama Sekolah Rakyat buat bimbing karakter siswa pakai empati dan hati (26/09/2026). Dengan pengasuhan yang tepat, semua anak punya potensi sama buat sukses dan glow up di masa depan!

Wamensos Agus Jabo Priyono sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo

Infografis

Terkini