Satgas Damai Cartenz Kembalikan Demerina ke Keluarga, Korban Penyanderaan di Jila Papua

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 26 September 2026 | 06:02 WIB
Satgas Damai Cartenz Kembalikan Demerina ke Keluarga, Korban Penyanderaan di Jila Papua
Satgas Damai Cartenz Kemablikan Demerina ke Keluarga. [Dok. Humas Polri]

astakom.com, Jakarta - Usai menjalani perawatan dan pemulihan medis secara intensif selama 12 hari di Rumah Sakit Bhayangkara Mimika, Demerina Uwamang, salah satu warga korban penculikan dan penyanderaan di Distrik Jila, akhirnya resmi diserahkan kembali kepada pihak keluarga di Timika pada Jumat (25/09/2026).

Demerina merupakan bagian dari sembilan warga yang diculik oleh kelompok bersenjata di Distrik Jila sejak 17 Agustus 2026. Setelah berada dalam penguasaan kelompok tersebut di wilayah terisolasi, masyarakat menemukan para korban di perairan/kawasan Bela 2, Distrik Jila, pada 9 September 2026. Dari sembilan orang tersebut, satu korban atas nama Yosina Tsenawatme dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan secara adat oleh warga, sementara Demerina berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Proses penjemputan dan evakuasi Demerina membutuhkan waktu dan perhitungan matang akibat kendala cuaca, medan ekstrem, serta dinamika keamanan. Pada 14 September 2026, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama tokoh masyarakat berhasil menjemput Demerina dari wilayah Bela 1, Distrik Alama, menggunakan Helikopter Polri P-3002 menuju Timika.

Penyerahan Demerina kepada pihak keluarga diwakili langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han. Dalam momen penuh haru tersebut, Kapolres Mimika turut menyerahkan bantuan paket makanan guna menunjang proses pemulihan korban di rumah.

Pemulihan Fisik dan Pendampingan Psikologis (Trauma Healing)

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan korban selalu menjadi prioritas utama penanganan petugas sejak awal penemuan.

“Prioritas kami sejak korban ditemukan adalah memastikan keselamatan dan kondisi korban terlebih dahulu. Setelah berhasil dievakuasi ke Timika, korban mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis. Hari ini, setelah kondisinya stabil, Demerina dapat kembali kepada keluarganya," kata Faizal dalam keterangannya.

"Rencana kedepan kami dari Satgas Operasi Damai Cartenz akan tetap memantau perkembangan kesehatan psikologis dengan menurunkan tim trauma healing dari Satgas Banops Damai Cartenz untuk memastikan kondisi traumatis yang di alami korban berangsur-angsur pulih,” ujar Faizal.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa penanganan korban mengedepankan aspek kehati-hatian serta koordinasi erat bersama pihak keluarga.

“Setiap tahapan dilakukan secara terukur, mulai dari evakuasi, pemeriksaan medis, pemulihan hingga pengembalian kepada keluarga. Setelah kondisi korban dinyatakan stabil, kami memastikan proses penyerahannya dapat berlangsung dengan baik dan keluarga dapat kembali mendampingi korban,” terang Adarma.

Keterangan resmi dari Demerina nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai rentetan peristiwa yang dialaminya. Kendati demikian, penggalian informasi akan dilakukan bertahap dengan tetap memperhatikan kesiapan mental korban.

Perburuan dan Penyelamatan 7 Korban Lainnya Terus Berjalan

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Mimika kini memfokuskan operasi untuk menemukan dan menyelamatkan tujuh warga lainnya yang hingga saat ini belum berhasil dievakuasi dari kawasan Jila, Bela, Alama, dan Keselama.

“Kami terus melakukan upaya untuk menemukan dan menyelamatkan korban lainnya. Kami berharap dukungan masyarakat serta informasi yang dapat membantu proses pencarian dapat disampaikan kepada aparat sehingga dapat ditindaklanjuti dengan mengutamakan keselamatan korban,” tegas Faizal.

Pihak keluarga melalui paman korban sekaligus tokoh pemuda, Ely Dolame, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran kepolisian atas penyelamatan dan perawatan Demerina.

“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan semua pihak yang telah membantu. Bagi kami, kembalinya Demerina merupakan anugerah dan kebahagiaan besar bagi keluarga,” tutur Ely.

Ely pun berharap proses pencarian terhadap tujuh korban sisanya dapat segera membuahkan hasil manis agar seluruh keluarga dapat kembali berkumpul secara utuh. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menyaring informasi resmi, serta segera melapor kepada aparat terdekat jika mengetahui keberadaan para korban. (RaM)

Gen Z Takeaway

Setelah 12 hari dirawat intensif di RS Bhayangkara Mimika usai dievakuasi pakai helikopter Polri dari Distrik Alama, Demerina Uwamang—korban penculikan kelompok bersenjata di Jila sejak Agustus lalu—akhirnya resmi diserahterimakan kembali ke pihak keluarga dalam kondisi fisik stabil; Kaops Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani spill kalau penanganan korban dilakukan bertahap dan bakal lanjut menerjunkan tim trauma healing buat pemulihan psikologisnya. Sementara keluarga menyampaikan big thanks atas kepulangan Demerina, tim gabungan Polri kini tetap stay focused dan terus berupaya menyelamatkan 7 korban lainnya yang masih berada di perairan/kawasan terisolasi Papua Tengah.

Satgas Damai Cartenz Konflik Papua Demerina Papua

Infografis

Terkini