Bukan Pesaing Sekolah Negeri, Kemensos Sebut Sekolah Rakyat Dirancang Buat Putus Rantai Kemiskinan
astakom.com, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa kehadiran program Sekolah Rakyat dirancang khusus sebagai pelengkap dan penguat sistem pendidikan nasional, bukan untuk bersaing dengan sekolah negeri. Inisiatif ini berfokus pada perluasan akses pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensos, Devi Deliani, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat berjalan beriringan dengan pembenahan fasilitas sekolah negeri yang terus berlangsung di jalurnya masing-masing.
"Sekolah Rakyat melengkapi sekolah negeri yang terus dibenahi di jalurnya masing-masing, bukan menyaingi atau mengambil alih anggarannya," ujar Devi Deliani di Jakarta, Sabtu (26/09/2026).
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto demi menjangkau kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi.
"Sesuai arahan Presiden Prabowo, negara menargetkan lebih dari 150.000 siswa dapat terlayani pada 2027. Target jangka panjang kita hingga kelak, setiap kabupaten dan kota memiliki gedung permanen berkapasitas lebih dari 2.000 siswa," lanjut Devi.
Program ini diposisikan sebagai strategi pemerintah dalam memutus siklus kemiskinan antargenerasi dengan memberikan hak atas pendidikan yang setara dan inklusif.
"Sekolah Rakyat adalah janji bahwa tidak ada anak Indonesia yang harus mewarisi kemiskinan orang tuanya hanya karena tidak pernah diberi kesempatan. Ini adalah bentuk investasi bangsa untuk menciptakan anak cucu dan generasi mendatang yang tumbuh lebih adil dan sejahtera," tegas Devi.
Melalui perluasan fasilitas fisik dan sistem kuota penampungan secara bertahap di berbagai daerah, pemerintah optimistis program ini menjadi jembatan bagi anak-anak rentan untuk meraih hak dasar pendidikan tanpa terhalang kondisi ekonomi keluarga. (RaM)
Gen Z Takeaway
Kemensos baru aja clarify kalau program Sekolah Rakyat itu dibuat bukan buat compete atau ngerebut anggaran sekolah negeri, tapi murni buat support dan ngelengkapi fasilitas pendidikan yang ada. Initiativelangsung dari Presiden Prabowo ini punya goal keren banget: nargetin lebih dari 150 ribu siswa dari keluarga rentan terlayani di 2027 dan pengen bangun gedung permanen berkapasitas 2.000-an siswa di tiap kabupaten/kota. Lewat jalur ini, Kemensos pengen ngasih kesempatan yang fair biar anak-anak kurang mampu gak harus "mewarisi" kemiskinan dan bisa tetep dapet akses pendidikan yang proper buat masa depan mereka.









