Menag Buka Suara: Ini Rahasia Gontor Bertahan hingga 1 Abad!
astakom.com, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai perjalanan panjang 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor adalah bukti nyata ketangguhan, resiliensi, dan betapa relevannya pesantren dalam melibatkan arus dinamika zaman. Bagi Menag, selama genap satu abad, Gontor terus konsisten menyebarkan kebaikan sekaligus mengambil peran sentral dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan.
“Satu abad adalah bukti ketangguhan, resiliensi, dan relevansi Gontor di dalam mengarungi derasnya dinamika zaman,” ujar Menag dalam rekaman video ucapan selamat memperingati 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, dikutip oleh astakom pada Senin (21/09/2026).
Bukti Resiliensi
Ia menjelaskan, keteguhan tersebut tercermin dari konsistensi Gontor saat mengajarkan sekaligus menyatukan nilai-nilai keislaman kepada para santri dan masyarakat luas. Sistem pendidikan di sana, tambahnya, juga dirancang kuat di atas pondasi kemandirian serta keterbukaan wawasan.
Dari proses gemblengan itulah, lahir ratusan ribu alumni yang kini tersebar ke berbagai pelosok bumi. Para alumni Gontor tak cuma aktif berdakwah dan menyebarkan syiar Islam, tapi juga ikut mengambil porsi besar di berbagai lini kehidupan.
Dampak Alumni
“Alumni Gontor tidak hanya memberikan warna pada kedalaman dakwah dan syiar keislaman, tetapi juga menjadi simpul perubahan di dunia birokrasi, profesional, akademisi, hingga kepemimpinan publik,” jelasnya.
Menag memandang kalau karya dan dedikasi para alumni telah menjadi bagian tak terpisahkan dari jejak peradaban bangsa maupun dunia. Oleh sebab itu, mewakili Kementerian Agama dan Pemerintah Republik Indonesia, ia melayangkan apresiasi mendalam serta rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor atas kontribusi besarnya untuk Tanah Air.
Apresiasi Pemerintah
“Atas nama Kementerian Agama dan Pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor,” ucapnya.
Menatap Abad Kedua
Menatap langkah di abad kedua, Menag menaruh harapan besar agar Gontor makin lincah mengepakkan sayapnya dalam mencetak generasi unggul yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan peradaban.
“Semoga di usia abad ke-2 ini, Pondok Pesantren Darussalam Gontor terus melaju, mencetak generasi umat, dan menjadi pencerah peradaban dunia,” tuturnya.
Menag meyakini perjalanan emas satu abad ini bakal terus berlanjut lewat semangat pengabdian yang tak pernah padam bagi bangsa dan agama. Ia pun mengajak seluruh keluarga besar Gontor untuk terus merawat nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi fondasi utama pesantren.
“Selamat dan sukses peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, terus mewarnai zaman, melayani negeri, dan menjaga peradaban,” tutup Menag. (nAD/RaM)
Gen Z Takeaway
Gontor ngebuktikan kalau tetep slay dan relevan bertahan sampai 100 tahun itu kuncinya ada di kemandirian, adaptif sama zaman, dan konsisten ngerawat nilai-nilai positif. Proof nyata kalau konsistensi dan integritas bakal bikin dampak besar yang melintasi generasi!









