Dampak Erupsi Anak Krakatau, InJourney Siapkan 7 Bandara Alternatif untuk Penerbangan
astakom.com, Jakarta – Erupsi Gunung Anak Krakatau bikin operasional penerbangan di sejumlah bandara ikut terdampak. Untuk menjaga konektivitas udara tetap berjalan, InJourney Airports menyiapkan tujuh bandara alternatif yang masih dapat digunakan selama operasional di beberapa bandara dihentikan sementara.
Langkah ini disiapkan menyusul gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pada Senin (07/09/2026), sejumlah bandara yang dikelola InJourney Airports kembali mengalami penghentian sementara operasional penerbangan.
Melalui informasi yang disampaikan InJourney Airports, tujuh bandara tersebut dapat menjadi pilihan bagi maskapai maupun calon penumpang yang terdampak penghentian operasional. Namun, penggunaannya tetap menyesuaikan kondisi penerbangan dan perkembangan situasi erupsi.
Tujuh bandara alternatif
Berikut tujuh bandara yang disiapkan InJourney Airports sebagai alternatif yakni:
- Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
- Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS), Bali
- Bandara Jenderal Ahmad Yani (SRG), Semarang
- Bandara Adi Soemarmo (SOC), Solo
- Bandara Juanda (SUB), Surabaya
- Bandara Sultan Syarif Kasim II (PKU), Pekanbaru
- Bandara Kertajati (KJT), Majalengka
Daftar tersebut sebelumnya disampaikan InJourney Airports sebagai opsi konektivitas bagi maskapai dan calon penumpang di tengah penghentian sementara operasional sejumlah bandara terdampak erupsi.
Empat bandara terdampak
Pada Senin (07/09/2026), empat bandara yang disebut dalam informasi InJourney Airports kembali terdampak penghentian operasional sementara, yakni Soekarno-Hatta (CGK), Halim Perdanakusuma (HLP), Radin Inten II (TKG), dan Husein Sastranegara (BDO).
Penghentian operasional tersebut berkaitan dengan kondisi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kondisi di lapangan masih dinamis sehingga status operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan terbaru.
Karena itu, bandara alternatif yang disiapkan bukan berarti seluruh penerbangan otomatis dialihkan ke salah satu dari tujuh bandara tersebut. Pengalihan tetap bergantung pada keputusan maskapai, kondisi penerbangan, serta aspek keselamatan.
Jangan langsung berangkat
Bagi penumpang yang punya jadwal penerbangan terdampak, InJourney Airports mengimbau agar mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara.
Informasi terkait kondisi kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172. Langkah ini penting karena jadwal maupun status penerbangan masih bisa berubah mengikuti perkembangan erupsi dan sebaran abu vulkanik. (deA/aNs)
Gen Z takeaway
Penerbangan lagi terdampak erupsi Anak Krakatau bukan berarti semua akses udara berhenti total. Ada tujuh bandara alternatif yang disiapkan, tetapi jangan langsung gas ke bandara sebelum cek status penerbangan. Biar perjalanan nggak berujung zonk karena jadwal atau lokasi keberangkatan berubah.








