Akademisi: Gen Z Bukan Generasi Manja
Gen Z yang sering dikenal sebagai generasi manja memiliki sederet hal positif, yang apabila diarahkan dengan benar, dapat turut berkontribusi besar terhadap kemajuan bangsa.
Gen Z yang sering dikenal sebagai generasi manja memiliki sederet hal positif, yang apabila diarahkan dengan benar, dapat turut berkontribusi besar terhadap kemajuan bangsa.
Penghargaan Nobel (Nobel Prize) dianugerahkan setiap tahun kepada mereka yang telah melakukan penelitian yang luar biasa, menemukan teknik atau peralatan yang baru, atau telah melakukan kontribusi luar biasa ke masyarakat.
Genre hip-dut muncul dari kreativitas musisi-musisi muda yang pengin eksplorasi suara baru. Mereka ngambil beat hip hop yang keras dan ritmis, lalu dikasih sentuhan cengkok dangdut yang khas. Hasilnya? Musik yang bikin goyang tapi juga bisa dijadiin bahan freestyle rap.
Program pendidikan yang menjadi gagasan besar Presiden Prabowo Subianto tersebut mengusung konsep sekolah berasrama (boarding school) dengan pendidikan formal dan pendidikan karakter.
Self-care untuk menjaga kesehatan mental tak perlu menghabiskan banyak uang. Dengan cara yang sederhana pun bisa menjaga diri tetap waras.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan yang cukup krusial, apakah memiliki rumah di usia muda adalah keputusan finansial yang cerdas atau hanya tekanan sosial yang dibungkus dalam estetika konten?
Bagi Gen Asta yang belum tau apa itu reksadana, reksadana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor), yang kemudian dikelola oleh manajer investasi profesional untuk diinvestasikan ke berbagai instrumen keuangan, seperti saham, obligasi, dan pasar uang.
Bicara soal gadget, sebagian besar anak muda dari gen Z lebih memilih iPhone sebagai ponsel andalan mereka, ketimbang ponsel dengan sistem operasi Android.
Gen Z dan millenial jangan hanya menjadi konsumen. Harus memiliki kesadaran yang tinggi akan isu lingkungan. Jadi penggerak perubahan yang aktif dalam menciptakan solusi energi yang lebih baik.