Pasrah Amerika Mundur, Nasib Ukraina Ditangan Rusia
“Jika jalan yang jelas menuju perdamaian tidak segera muncul, Amerika Serikat akan mundur dari upaya untuk menengahi perdamaian,” kata Rutte
“Jika jalan yang jelas menuju perdamaian tidak segera muncul, Amerika Serikat akan mundur dari upaya untuk menengahi perdamaian,” kata Rutte
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listyanto mendukung Pemerintah Indonesia yang memilih negosiasi dalam menghadapi kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Pemerintah Amerika Serikat (AS).
Pidato Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung soal perang dagang yang dipicu kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berdampak terhadap rantai pasok global, nilai tukar rupiah terhadap dolar, hingga risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi global.
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati bakal mengupayakan isu tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dapat diselesaikan, dengan mengedepankan asas keadilan dan saling menguntungkan. bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir di Jakarta, pada Kamis (17/4).
Tim delegasi Indonesia yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertolak ke AS pada Rabu (16/4) untuk melakukan pertemuan dengan utusan Presiden AS, Donald Trump.
OJK mendukung langkah pemerintah yang lagi sibuk negosiasi dan cari cara untuk mengurangi dampak dari tarif resiprokal yang diluncurkan AS. Bagi OJK, menjaga stabilitas keuangan, bikin pasar tetap percaya diri, dan mempertahankan laju ekonomi menjadi hal penting.
Terkait kondisi pasar saham yang melemah, Presiden Prabowo menyebut bahwa dasar ekonomi Indonesia masih solid dan tidak perlu terlalu khawatir.
Trump yakin, kalau kebijakan tarif ini tak akan memicu defisit perdagangan defisit. Justru sebaliknya, ia meyakini kebijakan tarif impor ini membuat neraca perdagangan surplus.
Airlangga menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi antar Kementerian dan Lembaga, juga berdialog dengan asosiasi pelaku usaha dalam merespons kebijakan tarif dari AS tersebut.
Proposal negosiasi dagang ini akan berfokus pada upaya mengurangi defisit perdagangan yang saat ini sudah mencapai USD 18 miliar. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan strategi yang mencakup peningkatan volume impor dari AS, serta evaluasi kebijakan tarif dan pajak impor.