Wamenkes Resmikan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak di Denpasar, Siaga 24 Jam

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:31 WIB
Wamenkes Resmikan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak di Denpasar, Siaga 24 Jam
Wamenkes Resmikan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak di Denpasar, Siaga 24 Jam [Dok. Pemerintah Denpasar Kota]

astakom.com, Jakarta – Penguatan layanan kesehatan ibu dan anak kini hadir di tingkat fasilitas kesehatan dasar Kota Denpasar. UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat, Bali, resmi diresmikan sebagai Puskesmas Ramah Ibu dan Anak oleh Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Melansir dari media nasional pada Selasa (06/10/2026), peresmian tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan yang lebih fokus pada kebutuhan ibu dan anak, termasuk kesiapan menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Wamenkes soroti layanan Ibu dan Anak

Dalam agenda peresmian, Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus menilai keberadaan layanan khusus ibu dan anak di fasilitas kesehatan tingkat pertama dapat membantu memperkuat penanganan sekaligus mengurangi risiko kematian ibu dan bayi.

“Selain memberikan pelayanan kesehatan secara umum, puskesmas ini juga memiliki pelayanan khusus ibu dan anak yang tentu bermanfaat dalam mencegah risiko meninggalnya ibu dan anak,” kata Benyamin saat meresmikan UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat, Selasa.

Menurut Wamenkes, penguatan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pembangunan maupun pembenahan fasilitas. Pemerintah juga mendorong ketersediaan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis, untuk memperluas pemerataan pelayanan.

“Kami mendorong tumbuhnya SDM kesehatan, terutama dokter spesialis, untuk mewujudkan kesetaraan dan pemerataan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan yang bermuara pada peningkatan angka harapan hidup masyarakat,” jelas Wamenkes.

Dalam peresmian tersebut, Wamenkes didampingi Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa. Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas puskesmas.

Pemkot Denpasar siapkan jadi percontohan

Sebelum diresmikan, Pemerintah Kota Denpasar telah menyiapkan Puskesmas III Denpasar Barat sebagai salah satu fasilitas yang mengusung konsep ramah ibu dan anak.

Melansir dari keterangan resmi Pemkot Denpasar, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau kesiapan fasilitas tersebut menjelang peresmian. Pemkot menyebut pengembangannya diarahkan untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, berkualitas, serta sesuai kebutuhan masyarakat, terutama ibu dan anak.

“Persiapannya sudah sangat baik. Kami berharap keberadaan puskesmas ini semakin dikenal dan dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelas Jaya Negara.

Saat peninjauan tersebut, Pemkot Denpasar juga memastikan berbagai kebutuhan fasilitas terus dilengkapi. Beberapa penyempurnaan yang dilakukan mencakup pemasangan sun glass untuk mengurangi paparan panas serta penambahan petunjuk antrean agar masyarakat lebih mudah mengikuti alur pelayanan.

Persalinan dan damakesmas siaga 24 jam

Pelayanan di puskesmas tersebut sebenarnya sudah berjalan sejak 1 Oktober 2026, meski peresmian baru dilakukan pada 6 Oktober. Masyarakat juga telah dapat memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan karena fasilitas tersebut sudah bekerja sama dengan BPJS.

“Pelayanan sudah berjalan sejak 1 Oktober, termasuk pelayanan BPJS Kesehatan karena kami sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk layanan tertentu, kami memberikan pelayanan selama 24 jam, khususnya pelayanan persalinan,” terangnya.

Selain pelayanan umum, fasilitas tersebut menyediakan pelayanan persalinan selama 24 jam dan layanan Damakesmas selama 24 jam. Konsep ini disiapkan agar masyarakat dari berbagai latar belakang tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa harus bergantung pada fasilitas tertentu.

“Kami berharap puskesmas ini dapat menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang bisa diakses seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

PONED dukung penanganan darurat

Puskesmas III Denpasar Barat juga memiliki Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar atau PONED. Layanan ini disiapkan untuk menangani kebutuhan kegawatdaruratan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, hingga bayi baru lahir selama 24 jam.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan konsep tersebut dirancang agar pelayanan kepada ibu tidak hanya tersedia, tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan dan kebutuhan pasien.

“Melalui konsep Puskesmas Ramah Ibu dan Anak, kami ingin memastikan setiap ibu yang datang memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, cepat, manusiawi, serta menghargai hak dan kebutuhan ibu,” katanya.

Dalam agenda peresmian, sejumlah fasilitas turut ditinjau, mulai dari ruang gawat darurat, ruang persalinan, poliklinik hingga ruang rawat inap bagi pasien bersalin.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda, M.Kes., mengatakan pengembangan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak menjadi bagian dari program prioritas pemerintah daerah, termasuk dalam penguatan layanan kesehatan ibu dan anak.

“Kami terus mengikuti arahan pimpinan karena ini merupakan salah satu program prioritas Bapak Wali Kota, terutama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, termasuk mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi,” ujarnya.

Dengan diresmikannya fasilitas tersebut, Puskesmas III Denpasar Barat kini menjadi salah satu fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang menggabungkan layanan umum dengan layanan khusus ibu dan anak, termasuk persalinan dan penanganan kegawatdaruratan selama 24 jam. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Puskesmas bukan cuma tempat datang ketika sakit. Dengan konsep ramah ibu dan anak, layanan persalinan 24 jam, Damakesmas, dan PONED, akses kesehatan dasar dibuat lebih siap untuk kebutuhan ibu dan bayi, termasuk saat kondisi darurat.

Denpasar Puskesmas Ramah Ibu dan Anak Puskesmas Wamenkes

Infografis

Terkini