Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Senin Malam, Warga Diminta Jauhi Radius 2 Km
astakom.com, Jakarta - Gunung Anak Krakatau kembali bikin aktivitas vulkaniknya terpantau pada Senin malam, (05/10/2026). Dua erupsi tercatat dalam waktu berdekatan, dengan letusan pertama terjadi pukul 20.13 WIB dan disusul erupsi berikutnya sekitar 15 menit kemudian.
Melansir dari MAGMA Indonesia, erupsi kedua tercatat pada pukul 20.28 WIB. Letusan tersebut terekam melalui seismograf dengan amplitudo maksimum 33 milimeter dan berlangsung selama 61 detik. Sementara itu, tinggi kolom erupsi tidak teramati secara visual.
Aktivitas terbaru ini muncul setelah sebelumnya tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau cenderung menurun. Badan Geologi pada 21 September 2026 menurunkan status gunung api tersebut dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada).
Dua erupsi tercatat malam ini
Erupsi pertama Gunung Anak Krakatau terjadi pada pukul 20.13 WIB. Berdasarkan laporan pemantauan yang dikutip Badan Geologi, tinggi kolom abu tidak teramati.
Beberapa menit berselang, aktivitas erupsi kembali terekam pada pukul 20.28 WIB. Pada kejadian kedua, instrumen seismograf mencatat amplitudo maksimum 33 milimeter dengan durasi 61 detik.
Kondisi ini menjadi bagian dari dinamika aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih terus dipantau. Sebelumnya, Badan Geologi mencatat gunung api tersebut mengalami episode erupsi menerus selama sekitar 25 jam pada 4-6 September 2026. Setelah episode tersebut berakhir, aktivitas vulkaniknya sempat menunjukkan kecenderungan menurun.
Radius 2 Km masih harus dihindari
Meski kembali mengalami erupsi, status Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada Level II (Waspada).
Badan Geologi meminta masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau ataupun melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Rekomendasi tersebut menjadi batas keselamatan yang perlu diperhatikan selama aktivitas gunung api masih berlangsung. Masyarakat juga diimbau mengikuti perkembangan melalui kanal resmi Badan Geologi, PVMBG, dan MAGMA Indonesia.
Sebelumnya, saat status masih Level III (Siaga), radius rekomendasi berada di 3 kilometer. Setelah dilakukan evaluasi menyeluruh dan aktivitas dinilai menurun, status diturunkan menjadi Level II pada 21 September 2026 sekaligus mengubah rekomendasi menjadi radius 2 kilometer. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Anak Krakatau memang kembali erupsi malam ini, tetapi statusnya masih Level II atau Waspada. Jadi kalau berada di sekitar kawasan Selat Sunda, jangan coba-coba mendekati kawah aktif. Batas 2 kilometer masih jadi area yang wajib dihindari.









