125 Truk Angkut 500 Ribu Genteng, Program Gentengisasi Presiden Prabowo Resmi Jalan

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Minggu, 4 Oktober 2026 | 05:04 WIB
125 Truk Angkut 500 Ribu Genteng, Program Gentengisasi Presiden Prabowo Resmi Jalan
Mendagri Muhammad Tito Karnavian pimpin kegiatan pelepasan truk pengangkut genteng Program Gentengisasi di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat [Dok. Kemendagri]

astakom.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bareng Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait resmi melepas 125 truk yang membawa 500 ribu keping genteng. 

Pengiriman masif ini dilakukan demi mendukung Program Gentengisasi yang merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi gini, saya dengan Pak Ara Sirait datang ke sini, ini atas perintah Presiden Bapak Prabowo untuk gentengisasi,” kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Momen pelepasan rombongan truk tersebut digelar langsung di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat (2/10/2026).

Tujuan program Gentengisasi

Mendagri menjelaskan bahwa program ini punya tujuan mendorong masyarakat memakai genteng untuk hunian mereka, sekaligus menghidupkan dan menggerakkan roda industri genteng dalam negeri.

Berdasarkan data yang ada di tangannya, ternyata baru sekitar 57 persen rumah di Indonesia yang memakai genteng. Sisanya masih didominasi oleh material lain seperti seng dan asbes.

Menurut Mendagri, genteng punya keunggulan tersendiri dalam hal kenyamanan karena ampuh menahan panas dan enggak bising saat hujan turun. 

Sejalan dengan gerakan Indonesia ASRI

Penggunaan genteng tanah liat ini juga sejalan banget dengan gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang selalu digaungkan Presiden Prabowo.

Selain itu, genteng tanah liat juga menjadi identitas serta bagian dari karakter arsitektur khas Indonesia yang sudah diwariskan sejak lama.

“Bapak Presiden ingin agar rumah ini bagusnya dikasih genteng. Tahu enggak kenapa? Satu, adem. Bener nih, adem. Karena genteng tahan panas, tengah-tengahnya ada aliran udara dibanding seng,” ujarnya.

Meningkatkan permintaan genteng

Mendagri menambahkan, program gentengisasi ini punya potensi besar buat melejitkan permintaan genteng, khususnya dari daerah-daerah yang jadi sentra produksi. 

Ia menyoroti Jawa Barat sebagai salah satu sentra terbesar, di mana sekitar 87 persen rumahnya sudah beratap genteng.

“Jadi, khusus Jawa Barat, banjirin Jawa Barat yang masih 13 persen belum menggunakan genteng. Banjirin lagi daerah-daerah sekitarnya, di Sumatera dan lain. Banjirin dari Purwakarta, nyebrang kirim genteng ke sana,” ungkapnya.

Multiplier effect dari peningkatan demand genteng

Peningkatan demand atau permintaan genteng ini dinilai bakal memberikan efek berganda (multiplier effect) yang nyata bagi perekonomian warga, mulai dari perajin/produsen, penjual genteng, sampai sektor transportasi. 

Apalagi, Menteri PKP juga sudah pasang badan mendorong para pengembang (developer) supaya wajib menggunakan genteng tanah liat pada proyek rumah subsidi, rumah bantuan, hingga program bedah rumah.

Mendagri berharap Program Gentengisasi ini bisa memantik dan menggerakkan sentra-sentra produksi genteng di berbagai wilayah, seperti Purwakarta, Majalengka, Kebumen, hingga Yogyakarta.

“Terima kasih kepada Bapak Ara Sirait yang sudah 'memaksa-maksa' developer untuk beli genteng. Dan terima kasih kepada Pak Prabowo yang punya ide dan perintahkan kita semua untuk membuat program ini,” tuturnya.

Genteng SNI hasil karya UMKM Plered

Sebagai informasi, sebanyak 125 truk tersebut mengangkut genteng berkualitas yang sudah terstandardisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) ke berbagai wilayah di Provinsi Jawa Barat.

Genteng-genteng yang diproduksi oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta ini rencananya bakal langsung difungsikan untuk menunjang program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jabar. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Program Gentengisasi bukan sekadar soal mengganti material atap, tetapi juga upaya menggerakkan ekonomi lokal lewat peningkatan permintaan genteng produksi dalam negeri. Dengan melibatkan UMKM, pengembang, hingga sektor transportasi, program ini diharapkan menciptakan efek berantai sekaligus mendorong hunian yang lebih nyaman dan sesuai karakter arsitektur Indonesia.

gentengisasi Mendagri Tito Karnavian Mendagri Tito Karnavian genteng

Infografis

Terkini