Kapolri Jenderal Suyudi Rotasi Pati Polri: Kabaharkam, Kadivpropam & Kabaintelkam Berganti

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:32 WIB
Kapolri Jenderal Suyudi Rotasi Pati Polri: Kabaharkam, Kadivpropam & Kabaintelkam Berganti
Presiden Prabowo Subianto memberikan tongkat Komando Kapolri Jenderal Suyudi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (01/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta – Langkah penyegaran besar-besaran kembali digulirkan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto resmi melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) yang menyasar berbagai posisi kunci, mulai dari Kabareskrim, Irwasum, hingga Kadivpropam.

Perombakan resmi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Deretan pimpinan baru di posisi strategis Mabes Polri

Dalam keputusan mutasi kali ini, sejumlah nama besar resmi mengemban amanat dan jabatan baru di jajaran pimpinan Polri:

  • Kabareskrim Polri: Irjen Pol Asep Safrudin 
  • Irwasum Polri: Komjen Pol Asep Edi Suheri 
  • Kabaharkam Polri: Irjen Pol Hery Herjawan 
  • Kabaintelkam Polri: Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti 
  • Kalemdiklat Polri: Irjen Pol Dr Rudi Darmoko 
  • Kadivpropam Polri: Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap 
  • Kadiv TIK Polri: Irjen Pol Roberto G. M. Pasaribu 
  • Kadivkum Polri: Irjen Pol Ahrie Sonta 
  • Kakortastipidkor Polri: Irjen Pol Arie Ardian Rishadi 
  • Kadensus 88 AT Polri: Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani 
  • Koorspripim Polri: Kombes Pol Didik Hariyanto 

Nggak cuma merombak posisi pimpinan utama di atas, dalam mutasi skala besar ini Kapolri juga mengganti 19 Kapolda dan 2 Wakapolda, memberikan kenaikan pangkat bagi 21 personel, serta melakukan penyesuaian jenjang jabatan buat sejumlah Pati dan Pamen lainnya.

Alasan di balik mutasi besar-besaran Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir spill alasan di balik kebijakan perombakan besar-besaran ini. Menurutnya, mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi demi menjaga kesinambungan tugas sekaligus membuka ruang pembinaan karier personel.

"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," ungkap Johnny di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Johnny menambahkan bahwa para pejabat yang baru dilantik diharapkan bisa langsung sat-set beradaptasi dan melanjutkan program di satuan masing-masing.

"Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat," tambahnya. (RaM)

Gen Z Takeaway

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto resmi menggelar mutasi masif terhadap 88 Pati dan Pamen Polri lewat Telegram tertanggal 2 Oktober 2026 yang merombak jajaran posisi vital seperti Kabareskrim (Irjen Pol Asep Safrudin), Irwasum (Komjen Pol Asep Edi Suheri), Kadivpropam (Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap), hingga Kadensus 88 (Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani), ditambah pergeseran 19 Kapolda, 2 Wakapolda, serta kenaikan pangkat 21 personel yang dikonfirmasi Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir sebagai langkah dinamika organisasi dan penyegaran karier demi pelayanan masyarakat yang lebih optimal.

Presiden Prabowo Subianto Mutasi Polri Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Kabaharkam Kabaintelkam Kadivpropam Polri

Infografis

Terkini