Hadiri Rakornas Kadin, Menko Polkam Ajak Pengusaha Perkuat Sinergi Ekonomi-Keamanan

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 1 Oktober 2026 | 09:03 WIB
Hadiri Rakornas Kadin, Menko Polkam Ajak Pengusaha Perkuat Sinergi Ekonomi-Keamanan
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI Djamari Chaniago, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Politik dan Keamanan Kadin Indonesia Tahun 2026 [Dok. Kemenko Polkam]

astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI Djamari Chaniago ngasih insight penting kalau kekuatan ekonomi bakal jadi salah satu penentu utama ketahanan bangsa di masa depan. 

Makanya, sinergi antara stabilitas politik, keamanan, dan sektor ekonomi wajib banget dibikin makin solid demi nyiptain iklim usaha yang kondusif.

“Saya menyadari bahwa kekuatan ekonomi kita akan menjadi sesuatu yang sangat menentukan kekuatan bangsa ini ke depan,” kata Djamari saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Politik dan Keamanan Kadin Indonesia Tahun 2026 di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (30/09/2026).

Soroti potensi ekonomi melimpah

Indonesia emang punya kekayaan dan potensi ekonomi yang luar biasa. Tapi, potensi ini nggak bakalan bisa dikelola secara maksimal kalau situasi politik dan keamanannya nggak stabil.

Pemerintah punya kepentingan besar buat nyiptain iklim yang mendukung para pelaku usaha biar bisa mengelola aset nasional secara optimal.

“Kekayaan kita yang begitu banyak tidak mungkin bisa kita kelola sendiri, tidak mungkin bisa kita memanfaatkan sendiri tanpa kita menciptakan suasana yang aman. Kekayaan kita perlu, terlebih tentunya, kita lindungi dan kita berikan peluang sebesar-besarnya kepada para pengusaha kita untuk bisa memanfaatkan semua potensi tersebut,” ujar Djamari.

Terbuka bagi pengusaha yang mau sampaikan masalah

Djamari juga ngebuka pintu selebar-lebarnya buat para pengusaha yang mau menyampaikan masalah terkait politik dan keamanan. 

Sebagai pemegang fungsi koordinasi buat kementerian/lembaga kayak Kemlu, Kemendagri, Kemhan, Komdigi, TNI, Polri, BIN, sampai Kejaksaan, Kemenko Polkam siap bantu ngurai kendala di lapangan.

“Jangan ragu-ragu. Sampaikan apa yang kira-kira masih bisa disampaikan kepada saya. Saya akan sepenuhnya mendukung berbagai kepentingan perusahaan dan dunia usaha,” katanya.

Ngasih aspirasi secara langsung dinilai bisa bikin pemerintah makin sat-set dalam mengidentifikasi masalah, lalu mengoordinasikannya ke lembaga terkait sesuai porsinya.

Tiga pilar penting: politik, keamanan, dan ekonomi

Tiga aspek ini ibarat satu paket komplit yang saling terikat. Stabilitas politik ngasih kepastian, kondisi keamanan bikin aktivitas bisnis nyaman, dan ekonomi yang slay bakal nopang ketahanan nasional.

“Antara politik dan keamanan tidak bisa dilepaskan, antara keamanan dengan ekonomi juga tidak bisa dilepaskan, semuanya menjadi satu kesatuan. Bagaimana mungkin ekonomi bisa berjalan dengan baik kalau keamanan tidak bagus? Bagaimana keamanan juga bisa mantap kalau ekonominya tidak bagus? Maka, keduanya saling mengisi,” ujar Djamari.

Rakornas ini diharapkan bisa jadi wadah real talk antara pemerintah dan pebisnis untuk nyari win-win solution.

“Semoga kita bisa menemukan sesuatu yang bisa kita pahami untuk memberikan kesempatan memperbaiki dan membantu menyelesaikan persoalan masing-masing,” tutur Djamari. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Menko Polkam Djamari menegaskan bahwa ketahanan bangsa ke depan nggak cuma soal politik dan keamanan, tapi juga seberapa kuat ekonominya. Karena itu, stabilitas politik dan keamanan perlu jalan beriringan dengan iklim usaha yang kondusif agar potensi ekonomi Indonesia bisa dikelola optimal. Pemerintah pun membuka ruang dialog dengan dunia usaha supaya berbagai kendala di lapangan bisa lebih gercep diidentifikasi dan dikoordinasikan.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Menko Polkam Djamari Chaniago KADIN Kadin Indonesia

Infografis

Terkini