Cek Kesehatan Gratis Diproyeksikan Cegah Satu dari Empat Kasus Stroke pada 2035

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:29 WIB
Cek Kesehatan Gratis Diproyeksikan Cegah Satu dari Empat Kasus Stroke pada 2035
Cek Kesehatan Gratis Diproyeksikan Cegah Satu dari Empat Kasus Stroke pada 2035 (Ilustrasi/pexels)

astakom.com, Jakarta - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) diproyeksikan memberi dampak jangka panjang terhadap pencegahan penyakit stroke dan kardiovaskular.

Pemerintah memperkirakan program tersebut berpotensi mencegah satu dari empat kasus kedua penyakit itu pada 2035 melalui deteksi dan pengendalian faktor risiko sejak dini.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan dampak CKG diperkirakan baru semakin terasa dalam jangka panjang, seiring pengendalian faktor risiko yang dilakukan sejak sekarang.

Dampak CKG diproyeksikan terasa

Menurut Dante, proyeksi tersebut tidak hanya melihat hasil pemeriksaan saat ini, tetapi juga rekam medis peserta CKG, terutama temuan hipertensi dan gula darah yang berkaitan dengan risiko penyakit stroke dan kardiovaskular.

"Jadi, manfaatnya (CKG) baru terasa di tahun 2035, tapi sudah kita mulai kerjakan dari sekarang. Jadi sampai 10 tahun nanti kita benar-benar akan merasakan manfaatnya," ujar Dante dalam konferensi pers, pada Rabu (30/09/2026).

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada CKG tahun sebelumnya terdapat 6,81 juta peserta yang terdiagnosis mengalami tekanan darah tinggi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,41 juta peserta kembali mengikuti CKG pada tahun ini. Hasil pemantauan menunjukkan 1,13 juta peserta atau 46,9 persen di antaranya memiliki tekanan darah yang terkendali.

Pemantauan gula darah berlanjut

Pemantauan serupa dilakukan terhadap peserta yang sebelumnya terdiagnosis diabetes melitus. Kementerian Kesehatan mencatat terdapat 1,02 juta peserta CKG tahun sebelumnya yang terdiagnosis kondisi tersebut.

Sebanyak 340.117 peserta dari kelompok itu kembali mengikuti CKG tahun ini. Dari pemeriksaan lanjutan, 235.895 peserta atau 69,4 persen tercatat memiliki gula darah yang terkendali.

Dante mengatakan pemeriksaan dan tata laksana lebih awal dapat membantu mengendalikan sejumlah faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit jantung dan pembuluh darah.

"Kalau kita bisa melakukan tata laksana lebih awal dari hipertensi, diabetes, dan kolesterol ini, maka kita bisa menjaga masyarakat masuk ke dalam sakit jantung dan pembuluh darah, seperti stroke dan sebagainya," jelas Dante.

Pengendalian faktor risiko tersebut kemudian dikaitkan dengan upaya pemerintah menekan penyakit kronis sekaligus meningkatkan angka harapan hidup masyarakat.

Harapan hidup ditargetkan meningkat

Dante menyebut angka harapan hidup Indonesia diharapkan dapat meningkat menjadi 76 hingga 78 tahun. Saat ini, angka tersebut disebut berada pada kisaran rata-rata 71 hingga 72 tahun.

"Dan pada saat itu (2035) ada bonus demografi, di mana penduduk Indonesia akan mendapatkan kualitas kesehatan yang lebih terjamin," tambahnya.

CKG merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk mendeteksi masalah kesehatan dan mendorong penanganan lebih awal. Hingga September 2026, program tersebut telah diikuti sekitar 99,1 juta peserta sejak diluncurkan pada Februari 2025.

Saat ini, Kementerian Kesehatan memfokuskan tata laksana pada tiga risiko kesehatan yang banyak ditemukan melalui CKG, yakni hipertensi, diabetes, dan dislipidemia. Penanganan tersebut diarahkan untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat berkembang menjadi kondisi kronis.

Selain membantu menemukan risiko kesehatan lebih awal, deteksi dan penanganan tersebut diharapkan dapat mengurangi kebutuhan pengobatan ketika penyakit sudah berada pada tahap yang lebih berat dan membutuhkan penanganan lebih intensif. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

CKG bukan sekadar cek kondisi tubuh saat ini. Pemerintah memproyeksikan deteksi dan pengendalian faktor risiko sejak dini bisa memberi dampak kesehatan yang lebih besar pada 2035.

Cek Kesehatan Gratis Cek Kesehatan Gratis (CKG) program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) wamenkes Dante

Infografis

Terkini