Biar Nggak Sekadar Rutinitas, KSAD Maruli Wanti-Wanti Calon Dansat soal Sishankamrata di Perbatasan
astakom.com, Jakarta - Mengarungi dinamika dan tantangan tugas yang makin kompleks, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ngasih pembekalan krusial buat para calon Komandan Satuan (Dansat) TNI AD. Berlokasi di Aula A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (29/09/2026), KSAD menegaskan pentingnya memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) khususnya di area perbatasan demi menjaga kedaulatan NKRI.
Berikut poin-poin utama arahan KSAD buat para calon pemimpin satuan:
1. Sishankamrata Tetap Relavan, Masyarakat Jadi Kunci
Menurut KSAD, Sishankamrata warisan para pendahulu bangsa dan sesepuh TNI masih sangat relevan dengan lingkungan strategis saat ini. Di kawasan perbatasan, kekuatan militer nggak cuma soal kecanggihan Alutsista, tapi juga butuh dukungan kesiapan, kesadaran, hingga militansi masyarakat sebagai komponen pertahanan.
Para Dansat diwanti-wanti buat paham betul karakteristik ancaman dan kondisi wilayah tempat mereka bertugas, termasuk skenario perang gerilya.
“Ancaman yang ada dan yang akan datang harus kita pahami. Apa ancamannya, itu yang dilatihkan. Alat-alat apa saja yang dipersiapkan, kemudian konsep operasinya, termasuk kemampuan satuan yang dikerahkan dan bagaimana logistiknya,” tegas KSAD.
2. Stop Terjebak Rutinitas, Waktunya Inovasi
Kasad minta para calon Dansat nggak cuma jalan di tempat atau sekadar menggugurkan kewajiban harian. Kepemimpinan di era sekarang menuntut terobosan kreatif dan pemikiran inovatif biar satuan makin maju dan berdampak nyata bagi pelaksanaan tugas.
3. Care Sama Prajurit dan Efisiensi Logistik
Kepedulian terhadap prajurit terutama yang bertugas di medan operasi, wilayah sulit dijangkau, maupun yang berdampak langsung ke masyarakat seperti di Papua jadi sorotan utama. Dukungan logistik dan penggunaan Alutsista harus dikelola secara efektif dan efisien demi menunjang kesiapan personel di lapangan.
Melalui pembekalan ini, KSAD berharap amanah jabatan yang diemban bisa membentuk satuan yang disiplin, solid, profesional, adaptif, serta inovatif. Nggak cuma optimal dalam tugas pokok, keberadaan satuan juga diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh 412 calon Dansat yang terdiri dari:
- Golongan IV (Kolonel): 33 orang
- Golongan V (Letkol): 190 orang
- Golongan VI (Mayor): 52 orang
- Calon Danbrigif TP (Tahap III, IV, & V): 19 orang
- Calon Danyon TP (Tahap III, IV, & V): 113 orang (RaM/aNs)
Gen Z Takeaway
Biar makin praktis, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ngasih reminder tajam ke 412 calon Dansat TNI AD di Mabesad buat nggak cuma terjebak rutinitas, tapi harus makin up-to-date dan inovatif dalam memperkuat Sishankamrataterutama di kawasan perbatasan.









