Banjir Terjang Thailand: 2,6 Juta Warga Terjebak, 23 Orang Tewas
astakom.com, Jakarta – Bencana banjir makin meluas di Thailand setelah hujan deras tanpa henti mengguyur berbagai kawasan. Dampaknya nggak main-main lebih dari 2,6 juta orang yang tersebar di 29 provinsi hingga area Bangkok ikut terdampak.
2,6 juta warga terjebak
Berdasarkan laporan The Nation yang mengutip data Department of Disaster Prevention and Mitigation (DDPM) Thailand, setidaknya 23 orang dinyatakan meninggal dunia. Hingga saat ini, genangan air masih merendam ratusan distrik, subdistrik, hingga pemukiman warga.
Laporan paling update dari DDPM yang dirilis pada Selasa, (29/09/2026), pukul 06.00 waktu setempat, mencatat banjir masih mengepung 167 distrik, 890 subdistrik, dan 5.077 desa.
"Ketinggian air masih meningkat di 14 provinsi. Kondisi air stabil di enam provinsi dan Bangkok, sementara air mulai surut di sembilan provinsi lainnya," ungkap laporan DDPM, dikutip dari Anadolu pada Rabu, (30/9/2026).
Bangkok sendiri jadi salah satu titik yang vibes-nya paling mencekam setelah hujan deras berhari-hari sukses menggenangi akses jalanan utama hingga kawasan pemukiman warga. Saat ini, pemerintah setempat terus bergerak memompa air keluar dari titik-titik terdampak seiring intensitas hujan yang mulai berkurang.
81 korban jiwa di India utara
Kondisi tak kalah memprihatinkan juga terjadi di India utara. Sedikitnya 81 orang tewas dan 62 lainnya luka-luka akibat hantaman hujan deras serta banjir di negara bagian Uttar Pradesh sepanjang 25–27 September.
Data dari Kantor Komisioner Bantuan Uttar Pradesh, seperti yang dilaporkan The Times of India, mencatat minimal 2.254 rumah mengalami kerusakan dan 154 ekor hewan ternak mati. Pemerintah setempat pun masih terus mendata tingkat kerugian pada lahan pertanian warga.
Curah hujan di Uttar Pradesh tergolong sangat tidak wajar. Dalam rentang waktu 48 jam, wilayah ini menerima rata-rata curah hujan sebesar 66,5 milimeter, jauh melonjak dibanding batas normal sebesar 7,6 milimeter. Lonjakan tersebut menembus angka sekitar 775 persen lebih tinggi dari kondisi biasa, hingga menyebabkan 56 dari total 75 distrik di Uttar Pradesh masuk kategori curah hujan “jauh di atas normal”.
Banjir bandang terjang Myanmar
Sementara itu di Myanmar bagian selatan, duka juga menyelimuti kawasan Wilayah Tanintharyi. Hujan deras memicu banjir bandang dan tanah longsor di pelbagai titik, menyebabkan sedikitnya 26 orang meninggal dunia serta 30 lainnya masih dalam pencarian.
The Irrawaddy melaporkan ratusan warga kini terjebak dan terisolasi dari wilayah luar. Area yang menerima dampak paling parah terfokus di beberapa kota kecil seperti Thayetchaung, Launglon, dan Dawei di Distrik Dawei. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Krisis iklim makin unfiltered dan nyata, bikin cuaca ekstrem kayak gini melalap Thailand, India, hingga Myanmar sekaligus. It’s giving dystopian vibes kalau kita cuma diam dan nggak makin aware sama isu lingkungan. Stay safe buat yang ada di area rawan, dan yuk mulai peduli sama bumi sebelum nature makin murka!









