Bakom RI: Pendidikan Gratis Jadi Upaya Pemerintah Wujudkan Inklusifitas

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 29 September 2026 | 10:32 WIB
Bakom RI: Pendidikan Gratis Jadi Upaya Pemerintah Wujudkan Inklusifitas
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari. [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta - Isu biaya sekolah kerap menjadi beban bagi banyak keluarga. Menjawab hal tersebut, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa rencana pendidikan gratis mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi disiapkan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. 

Tujuannya agar seluruh anak Indonesia bisa menikmati fasilitas belajar yang berkualitas tanpa terhalang urusan finansial.

“Pendidikan gratis menghilangkan biaya, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas agar setiap anak Indonesia dapat memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga,” kata Qodari dalam keterangan resminya, Senin (28/09/2026).

Upgrade fasilitas dan kehadiran sekolah sesuai kebutuhan

Kebijakan pendidikan gratis ini dirancang untuk melengkapi berbagai program yang sudah berjalan. 

Pemerintah saat ini tengah mengakselerasi pembenahan sarana dan prasarana sekolah melalui program revitalisasi serta distribusi Papan Interaktif Digital (PID) agar kegiatan belajar mengajar makin optimal.

Selain itu, atas inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, jenis sekolah kini makin disesuaikan dengan kebutuhan para murid. 

Layanan pendidikan bermutu didekatkan ke berbagai wilayah melalui Sekolah Nasional Terintegrasi, akses pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan diperluas lewat Sekolah Rakyat, dan wadah bagi talenta berprestasi disiapkan melalui Sekolah Unggul Garuda.

“Mendekatkan layanan pendidikan bermutu ke daerah melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi, memperluas program afirmasi dan pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan melalui Sekolah Rakyat, memperluas kesempatan bagi talenta unggul melalui Sekolah Unggul Garuda,” tegasnya.

Penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru

Keberhasilan dunia pendidikan tentu tak lepas dari peran para pendidik. Oleh karena itu, sejalan dengan program pendidikan gratis, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru secara berkesinambungan.

“Seiring dengan kebijakan pendidikan gratis, dalam rapat kabinet terbatas, Presiden Prabowo juga kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” kata dia.

Bagi pemerintah, memperkuat kompetensi serta profesionalisme guru memiliki bobot yang sama pentingnya dengan pembangunan fasilitas fisik. 

Presiden meyakini bahwa pendidikan adalah investasi strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang sanggup bersaing di tingkat global.

“Komitmen pendidikan gratis, revitalisasi sarana-prasarana, penguatan guru, Sekolah Rakyat, serta berbagai program afirmasi pendidikan merupakan satu langkah transformasi yang bertujuan membangun ekosistem pendidikan yang memungkinkan setiap anak Indonesia tumbuh dan berkembang secara optimal,” ucapnya.

Melalui langkah transformasi yang terarah ini, pemerintah berkomitmen memastikan bahwa latar belakang ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Rencana pendidikan gratis dari TK hingga perguruan tinggi disiapkan pemerintah sebagai upaya memperluas akses belajar tanpa terbebani kondisi ekonomi keluarga. Kebijakan ini juga dibarengi revitalisasi sekolah, penguatan fasilitas digital, pengembangan sekolah sesuai kebutuhan, serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru agar akses pendidikan makin inklusif dan berkualitas.

Pendidikan Gratis Pendidikan Negeri Gratis Kepala Bakom RI Kepala Bakom M Qodari Muhammad Qodari

Infografis

Terkini