Selat Malaka & Singapura Tetap “Open for All”, 3 Negara Kompak Jaga Jalur Dagang Dunia
Indonesia, Malaysia, dan Singapura perkuat komitmen jaga Selat Malaka tetap aman dan terbuka bagi navigasi internasional sesuai aturan UNCLOS 1982.
Indonesia, Malaysia, dan Singapura perkuat komitmen jaga Selat Malaka tetap aman dan terbuka bagi navigasi internasional sesuai aturan UNCLOS 1982.
Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menggelar pertemuan Leaders’ Retreat bareng Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta.
Menlu Singapura puji kolaborasi RI-Malaysia-Singapura jaga Selat Malaka. Jadi model global hadapi tensi geopolitik & krisis energi dunia demi stabilitas ASEAN.
Situasi ini lantas memicu respon pemimpin dunia dan negara kawasan Asia termasuk Indonesia hingga pakar maritim mengeluarkan pernyataan atas Selat Malaka
Menlu Malaysia tegaskan Selat Malaka dikelola lewat konsensus ASEAN, RI & Singapura tolak tarif demi menjaga jalur perdagangan global tetap aman dan terbuka.
TNI Angkatan Laut (TNI AL) angkat bicara terkait ramainya pemberitaan soal kapal induk Amerika Serikat, USS Nimitz, yang terpantau melintas di sekitar perairan Aceh.