Menkes Bidik Investasi Kesehatan, Peluang Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 8 Persen

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:02 WIB
Menkes Bidik Investasi Kesehatan, Peluang Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 8 Persen
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berkunjung ke Sumenep, Madura. (Foto: Kemenkes)

astakom.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi G. Sadikin menilai sektor kesehatan punya potensi raksasa buat jadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja baru di Indonesia. Dengan angka belanja kesehatan yang nembus sekitar 40 miliar dolar AS per tahun, sektor ini dipandang sangat prospektif untuk digarap lewat investasi dan kerja sama internasional.

Hal itu disampaikan Menkes Budi dalam acara KADIN Monthly Economic Diplomatic Breakfast (K-MEd) yang digelar Kadin Indonesia di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (09/10/2026). Menurut Budi, sektor kesehatan bisa tumbuh di atas 8 persen, begitu pula dengan penyerapan tenaga kerjanya.

Sektor kesehatan adalah investasi, bukan sekadar biaya

Menkes Budi ngetegasin kalau peningkatan belanja kesehatan bakal membuka keran ekonomi yang luar biasa besar jika bisa mengejar standar negara tetangga:

  • Potensi Ala Malaysia: Jika tingkat belanja kesehatan Indonesia menyamai Malaysia, ada potensi tambahan belanja sekitar 84 miliar dolar AS. 
  • Potensi Ala Singapura: Jika menyamai tingkat Singapura, potensinya bahkan bisa nembus angka fantastis sekitar 840 miliar dolar AS per tahun. 

"Ini adalah peluang. Jadi, sektor kesehatan sebenarnya bukan biaya, melainkan investasi," tegas Menkes Budi. Pemerintah pun terus mendorong pengembangan industri kesehatan dalam negeri lewat investasi, bukan cuma bertumpu pada anggaran belanja pemerintah semata.

Suara global south dan kolaborasi strategis bareng Kadin

Di luar urusan investasi domestik, Menkes Budi juga menyampaikan amanat dari Presiden untuk maju mewakili negara-negara Global South di panggung organisasi internasional. Merekapitulasi pelajaran dari pandemi Covid-19, ia menekankan bahwa tidak ada satu negara pun yang bisa selamat sendirian tanpa kolaborasi global.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie meyakini sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas diplomatik di sektor kesehatan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional dari level 5 persen menuju 6, 7, hingga 8 persen. (RaM)

Gen Z Takeaway

Sektor kesehatan sekarang fix bukan cuma soal obat atau rumah sakit doang, tapi udah jadi growth enginebaru yang potensial banget! Dengan perputaran dana yang huge dan peluang growth di atas 8 persen, industri kesehatan lokal emang butuh banget di-upgrade lewat investasi biar kita gak cuma jadi penonton. Kalau kolaborasi Global South dan Kadin ini jalan lancar, gak cuma ekonomi nasional yang makin slay, tapi lapangan kerja baru juga bakal makin terbuka lebar buat kita semua.

Menkes Budi Gunadi Sadikin Pertumbuhan Ekonomi Investasi Kesehatan

Infografis

Terkini