Menko PMK: Papan Interaktif dari Presiden Prabowo Tingkatkan Antusiasme Belajar Siswa
Reporter: Usman
astakom.com, Jakarta - Kehadiran papan interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP) di ruang kelas ternyata membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyatakan bahwa teknologi modern ini terbukti efektif menyuntikkan semangat baru dan mendongkrak antusiasme para murid saat mengikuti proses pembelajaran.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menko Sugiono sesaat setelah meninjau SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (07/10/2026).
Saat berdialog dengan pihak sekolah, Menko Sugiono menyerap berbagai masukan terkait efektivitas fasilitas digital yang disalurkan oleh pemerintah.
Komitmen pemerintah tiap kelas punya IFP
Biar kualitas belajar makin baik, pemerintah berkomitmen untuk terus menambah dan menyebarkan fasilitas ini ke lebih banyak sekolah secara berkesinambungan.
“Tadi juga saya mendapatkan masukan dari kepala sekolah bahwa papan interaktif digital yang dibagikan oleh Presiden merupakan satu sarana belajar yang sangat bermanfaat itu juga meningkatkan antusiasme murid dan siswa untuk belajar. Harapannya semuanya dapat masing-masing satu kelas, tapi ya perlu waktu, tapi kita akan usahakan,” jelasnya.
Menurut Menko Sugiono, adaptasi perangkat IFP terasa sangat alami karena para siswa saat ini tumbuh di era serba digital.
Kebiasaan anak muda yang sudah sangat familiar dengan gadget membuat interaksi dengan papan digital di kelas menjadi terasa lebih fleksibel dan relate dengan keseharian mereka.
“Karena memang tadi juga disampaikan bahwa selain kesesuaian dengan teknologi, kemudian familiarity sama murid-murid karena mereka berasal dari generasi yang banyak menggunakan gawai. Jadi pemanfaatan papan interaktif digital itu merupakan sesuatu yang sangat bersahabat,” imbuhnya.
Fasilitas sekolah juga akan terus diupgrade
Namun, gebrakan pemerintah tidak berhenti pada modernisasi teknologi saja demi menjaga vibes belajar tetap kondusif.
Menko Sugiono menegaskan bahwa pembenahan sarana fisik seperti perbaikan ruang kelas hingga fasilitas toilet juga menjadi skala prioritas utama yang sedang digarap.
Seluruh data lapangan terkait fasilitas yang membutuhkan perbaikan telah dihimpun secara cermat agar langkah eksekusinya tepat sasaran dan spill pembenahannya berjalan lancar.
“Kita fokuskan di sini adalah revitalisasi dan digitalisasi. Tadi saya sudah kunjungi juga SD, kemudian SMA, paketnya kurang lebih sama perbaikan ruang kelas dan toilet jadi saya melihat yang sudah jadi, yang sudah selesai dan sejauh ini, saya kira semuanya sesuai dengan rencana dan kebutuhan,” ungkap Sugiono. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Kehadiran Interactive Flat Panel (IFP) menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan bukan sekadar soal upgrade teknologi, tetapi juga bagaimana pembelajaran dibuat lebih relevan dengan keseharian siswa. Antusiasme murid yang meningkat menjadi sinyal positif, meski pemerataan perangkat tetap membutuhkan proses. Di saat yang sama, pemerintah perlu memastikan revitalisasi ruang kelas dan fasilitas dasar berjalan beriringan agar transformasi pendidikan tidak hanya terlihat modern, tetapi juga benar-benar berdampak.









