Sinergi Gaspol! Menteri PKP Maruarar Sirait Ketemu Gubernur BI Destry Damayanti Bahas Kebijakan Pembiayaan Rumah
astakom.com, Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menggelar pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026). Pertemuan ini berfokus pada penguatan sinergi buat mendorong sektor perumahan sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional.
Kebijakan BI buat sektor perumahan: insentif KLM naik jadi 6 persen
Gubernur BI Destry Damayanti spill kalau sektor perumahan selalu jadi salah satu fokus prioritas BI lewat berbagai kebijakan. Salah satu instrumen utamanya adalah Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang insentifnya dinaikkan dari 4 persen jadi 6 persen pada September 2026. Angka 6 persen ini terdiri dari KLM pembiayaan (financing) sebesar 4 persen dan KLM pendalaman pasar uang sebesar 2 persen.
Dampak penguatan KLM ini udah kerasa. Sepanjang April 2025 sampai Juli 2026, penyaluran KPR komersial baru berhasil tembus 115.927 unit dengan nilai mencapai Rp68,35 triliun.
Untuk sektor perumahan, real estate, dan konstruksi, plafon KLM ditetapkan sebesar 1,4 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Destry menjelaskan kalau pemanfaatannya saat ini udah nyampe 1,32 persen, yang artinya masih ada sisa ruang sekitar 0,08 persen yang masih bisa dioptimalkan buat pembiayaan.
Berbagai amunisi dukungan BI buat hunian masyarakat
Nggak cuma KLM, Bank Indonesia juga punya serangkaian kebijakan pendukung lainnya buat sektor perumahan:
- Pelonggaran Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) sampai 100 persen.
- Penguatan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) lewat pembiayaan perumahan buat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
- Pemanfaatan surat utang PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai underlying repo dalam operasi moneter BI.
Destry menegaskan kalau semua kebijakan ini adalah bentuk dukungan nyata BI yang bakal terus diperkuat lewat sinergi bareng pemerintah.
Menteri PKP apresiasi BI: sektor perumahan bikin ekosistem ekonomi bergerak
Menteri PKP Maruarar Sirait ngasih apresiasi tinggi atas dukungan BI. Menurutnya, sektor perumahan punya ekosistem sangat luas yang dampaknya merembet ke mana-mana, mulai dari perbankan, pengembang, kontraktor, sampai pelaku UMKM.
Maruarar spill kalau Presiden melihat perumahan sebagai penggerak ekonomi. Ke depannya, pemerintah bakal terus jalanin program perumahan yang melibatkan banyak pelaku usaha dan tenaga kerja, termasuk pengembangan ekosistem "gentengisasi" buat menggerakkan UMKM serta industri terkait.
Melalui sinergi ketat antara Kementerian PKP dan BI, pembiayaan dan ekosistem perumahan diharapkan makin kuat, sehingga akses hunian masyarakat makin terbuka lebar, aktivitas ekonomi terdorong, dan lapangan kerja baru makin terbuka luas. (RaM)
Gen Z Takeaway
Menteri PKP Maruarar Sirait dan Gubernur BI Destry Damayanti resmi makin memperkuat sinergi demi mendorong sektor perumahan sebagai penggerak utama ekonomi nasional lewat berbagai skema kebijakan fleksibel seperti penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar 6 persen yang udah berhasil nyalurin KPR komersial baru senilai Rp68,35 triliun (115.927 unit), pelonggaran DP KPR (LTV/FTV) hingga 100 persen, pembiayaan MBR, serta dorongan ekosistem industri kaya gentengisasi demi membangkitkan UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.









