Survei Nataru 2026/2027 Digelar, Baketrans Prediksi Pergerakan Masyarakat

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Henni Rachma Sari
Jumat, 2 Oktober 2026 | 02:02 WIB
Survei Nataru 2026/2027 Digelar, Baketrans Prediksi Pergerakan Masyarakat
Liburan Nataru 2025: Usai Rekayasa Lintasan 1 Arah, Jalur Puncak kembali Normal Naik-Turun, Tetap Padat Pelancong! [Foto: aSP/ astakom.com]

astakom.com, Jakarta – Masyarakat mulai diajak ikut memetakan potensi perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kementerian Perhubungan membuka survei prakiraan pergerakan masyarakat yang berlangsung pada 1–14 Oktober 2026.

Survei tersebut ditujukan untuk menghimpun gambaran mengenai rencana perjalanan masyarakat, baik di dalam provinsi, antarprovinsi, maupun ke luar negeri. Informasi yang terkumpul nantinya digunakan sebagai salah satu bahan dalam menyiapkan kebijakan transportasi menghadapi periode Nataru.

Survei dibuka untuk masyarakat

Kepala Pusat Kebijakan Lalu Lintas dan Angkutan Transportasi Baketrans, M. Arief Affandi, mengatakan survei dilakukan untuk mengetahui minat masyarakat melakukan perjalanan selama Nataru 2026/2027.

“Hasil survei Nataru 2026/2027 ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan penyelenggaraan angkutan pada masa Nataru dan sebagai masukan saat pelaksanaan rekayasa lalu lintas,” ujar Arief.

Survei dilakukan secara daring dan ditargetkan menjaring 50.000 responden dari berbagai wilayah Indonesia. Penyebarannya dilakukan melalui SMS blast Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), WhatsApp blast Baketrans, dukungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, serta media sosial Baketrans.

Masyarakat dapat mengikuti survei melalui tautan resmi yang disediakan Kementerian Perhubungan selama periode pelaksanaan survei.

Data perjalanan dipetakan

Pertanyaan dalam survei mencakup sejumlah informasi terkait rencana mobilitas masyarakat. Di antaranya asal dan tujuan perjalanan, pilihan moda transportasi, waktu keberangkatan dan kepulangan, serta perkiraan biaya perjalanan.

Data tersebut akan digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai potensi volume pergerakan, pola mobilitas antarwilayah, dan faktor yang berkaitan dengan keputusan masyarakat untuk bepergian saat Nataru.

Baketrans juga bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan survei. Kerja sama tersebut mencakup verifikasi serta pemberian rekomendasi terkait metodologi yang digunakan.

Jadi bahan kebijakan Nataru

Arief mengatakan informasi dari survei selanjutnya dapat mendukung penyusunan rekomendasi kebijakan sekaligus persiapan layanan transportasi selama periode Nataru.

“Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan dalam merumuskan rekomendasi kebijakan serta mendukung kesiapan penyelenggaraan transportasi agar selama periode Nataru perjalanan Masyarakat dapat terselenggara dengan lancar, aman, tertib, dan selamat,” lanjut Arief.

Hasil survei juga diharapkan membantu memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi perubahan pola mobilitas masyarakat selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. (deA/RaM)

Gen Z Takeaway

Sebelum libur Nataru, pemerintah sedang memetakan pola perjalanan masyarakat. Data dari survei ini akan menjadi salah satu bahan untuk menyiapkan transportasi dan rekayasa lalu lintas.

Baketrans Libur Libur Nataru libur akhir tahun Nataru Nataru 2026/2027 Kementerian Perhubungan

Infografis

Terkini