Pertama di Dunia! Imam Besar 39 Negara Bahas Masjid sebagai Ruang Dialog

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 29 September 2026 | 03:08 WIB
Pertama di Dunia! Imam Besar 39 Negara Bahas Masjid sebagai Ruang Dialog
Pertama di Dunia! Imam Besar 39 Negara Bahas Masjid sebagai Ruang Dialog (Kemenag)

astakom.com, Jakarta – Para imam besar dan mufti dari 39 negara berkumpul di Indonesia untuk satu tujuan yaitu menjadikan masjid sebagai tempat yang aman buat membicarakan persoalan kemanusiaan. Forum bernama IGIC 2026 ini disebut sebagai pertemuan perdana imam-imam besar sedunia. Agendanya mencakup konflik, lingkungan, perkembangan sains dan teknologi, sampai isu kemanusiaan lainnya.

Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menjelaskan kalau forum ini dipakai untuk merumuskan peran masjid sebagai titik temu berbagai pihak dan kelompok dalam membahas masalah yang dihadapi warga dunia.

“Pertama, kita akan menjadikan masjid, rumah ibadah ini, sebagai meeting point untuk berbagai macam pihak dan kelompok. Bagaimana menjadikan masjid ini sebagai rumah aman untuk mendiskusikan dan membicarakan persoalan-persoalan kemanusiaan,” tutur Menag dikutip oleh astakom pada Senin (28/09/2026).

Forum global pertama

Cakupan pembahasannya lebih luas dari konflik kemanusiaan. Kerusakan lingkungan serta perkembangan sains dan teknologi juga masuk daftar isu yang perlu diperhatikan.

“Apakah itu persoalan konflik kemanusiaan, apakah itu masalah kerusakan lingkungan alam, apakah itu nanti memberikan arah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peranan imam ini sangat penting,” ungkapnya.

Forum ini dihadiri delegasi dari 39 negara dengan total peserta lebih dari 40 orang. Nasaruddin menyebutnya sebagai pertemuan pertama di dunia yang mengumpulkan imam-imam besar lintas negara.

Delegasi 39 negara

Para peserta datang dari Timur Tengah, Eropa, Amerika, Amerika Latin, sampai Asia. Setiap imam yang hadir disebut mewakili wilayahnya masing-masing.

Di tengah dunia yang penuh konflik, perang, dan bencana alam, para peserta membahas bagaimana imam bisa merespons situasi tersebut. Menurut Nasaruddin, forum ini diarahkan untuk menyusun satu narasi keagamaan bersama, dan sasarannya bukan hanya umat Islam, tetapi seluruh manusia.

“Di tengah semua kekacauan ini, kita ingin para imam ini yang dipelopori oleh imam kita, Imam Masjid Istiqlal dan Kementerian Agama Republik Indonesia, menyusun satu narasi bersama yang tidak hanya ditujukan untuk umat Islam, tetapi ditujukan untuk umat manusia seluruhnya,” papar Nasaruddin.

Narasi inklusif dunia

Ide ini disambut baik oleh Grand Imam dari Italia, Nader Akkad. Ia menilai para imam dari berbagai kawasan bisa duduk bareng untuk membahas hal-hal yang bisa dikerjakan bersama menghadapi masalah dunia. Menurutnya, persoalan masyarakat tidak berhenti di politik, tapi juga menyangkut lingkungan dan banyak hal lain yang butuh perhatian bersama.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Al-Aqsa, Syekh Muhammad Hussein, menekankan pentingnya peran imam dalam menyebarkan perdamaian global dan membangun harmoni antara manusia dan alam

Menag menegaskan kalau pembahasan di forum ini melampaui urusan internal umat Islam. Para imam diharapkan ikut menjawab persoalan kemanusiaan sekaligus membangun hubungan yang selaras antara manusia dan alam semesta.

“Dan juga bukan hanya menyuarakan perdamaian antara sesama umat manusia tapi juga hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam semesta, dan alam semesta, manusia, dan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

Aksi nyata berkala

Nasaruddin berharap pertemuan ini melahirkan keputusan, rekomendasi, dan aksi yang bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Ia juga ingin pertemuan para imam dari berbagai negara ini bisa diadakan secara berkala.

Jadi, idenya tidak berhenti di kumpul-kumpul tokoh agama saja. Fokusnya adalah melihat bagaimana peran imam dan masjid bisa dipakai untuk merespons persoalan kemanusiaan, membangun perdamaian, dan menguatkan keharmonisan hidup manusia dengan lingkungannya. (nAD/RaM)

Gen Z Takeaway

Masjid bukan cuma tempat ibadah ritual aja, tapi safe space global buat ngebahas isu-isu krusial kaya krisis iklim, perkembangan teknologi, sampai konflik dunia secara adem dan inklusif!

International Grand Imams Conference IGIC 2026 Konferensi Imam Besar Imam Besar Negara Sahabat

Infografis

Terkini