Luruskan Isu Penempatan Luar Daerah, Kemenkop Tekankan Prioritas Domisili Tetap Nomor Satu
astakom.com, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan kejelasan terkait proses penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang sempat menyita perhatian publik karena lokasi kerjanya tidak selalu berada di domisili asal pendaftar. Langkah ini ditegaskan murni untuk menyesuaikan proporsi kebutuhan operasional di setiap daerah.
Sekretaris Kemenkop, Ahmad Zabadi, meluruskan bahwa sejak tahap awal rekrutmen, seleksi memang tidak menggunakan skema pendekatan wilayah secara kaku. Hal ini yang memicu jumlah peserta lolos di daerah tertentu melebihi ketersediaan titik lokasi koperasi.
"Sejak rekrutmen, pendekatan kita bukan wilayah. Ini sebuah keniscayaan bahwa di satu titik, jumlah peserta yang lolos bisa lebih besar ketimbang jumlah lokasi koperasi di daerah tersebut," ujar Ahmad dalam konferensi pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, Senin (28/09/2026).
Meskipun demikian, domisili asal peserta tetap dijadikan prioritas utama. Penyesuaian ke daerah lain hanya dilakukan jika kuota di daerah asal memang sudah penuh terisi.
"Utamanya tetap disesuaikan dengan wilayah setempat. Namun jika jumlah titiknya tidak mencukupi, mereka akan ditempatkan di daerah lain yang masih membutuhkan," bebernya.
Pendekatan ini terbukti disambut baik oleh para peserta. Hingga Senin (28/09/2026) malam, lebih dari 85 persen dari total 28.631 calon manajer terpilih yang telah menyisihkan sekitar 639 ribu pendaftar dan menuntaskan diklat khusus resmi menandatangani surat penawaran (offering letter) dari PT Agrinas Pangan Nusantara.
Siap beroperasi penuh bulan depan
Tingginya respons positif dan persetujuan penempatan tersebut membuat Kemenkop makin optimistis untuk langsung menancap gas. KDKMP ditargetkan sudah mulai beroperasi secara penuh pada awal Oktober 2026.
"Diharapkan di awal Oktober mereka sudah secara aktif ditempatkan pada lokasi yang disepakati bersama, sesuai dengan offering letter yang telah diisi," ujar Ahmad.
Surat penawaran sendiri telah dikirimkan sejak Jumat (25/09/2026) dengan tenggat pengembalian persetujuan pada Senin (28/09/2026) pukul 24.00 WIB. Melihat tingginya antusiasme yang ada, pihak kementerian yakin seluruh kuota penempatan bakal terisi tepat waktu.
"InsyaAllah dalam satu dua hari ke depan kami akan menyampaikan informasi lebih mendalam terkait penempatan sekaligus operasionalisasi KDKMP," pungkasnya. (RaM/aNs)
Gen Z Takeaway
Nggak cuma sibuk ngelurusin rumor penempatan luar daerah yang sempat bikin heboh, Kemenkop tancap gas menargetkan Koperasi Merah Putih (KDKMP) udah bisa beroperasi penuh mulai awal Oktober 2026. Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi menegaskan kalau domisili asal tetap jadi prioritas utama meski pendaftar yang kehabisan kuota lokal dialokasikan ke wilayah lain dan strategi ini terbukti efektif karena lebih dari 85 persen dari 28.631 calon manajer terpilih udah resmi sign surat penawaran dari PT Agrinas Pangan Nusantara buat langsung diterjunkan ke lokasi tugas.








