Daftar Negara yang Walk Out di Sidang Umum PBB saat Netanyahu Pidato

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 29 September 2026 | 18:04 WIB
Daftar Negara yang Walk Out di Sidang Umum PBB saat Netanyahu Pidato
Sekitar 70 Negara Tinggalkan Sidang PBB Saat Netanyahu Bicara, Ini Daftarnya! (Tangkapan Layar YouTube United Nations)

astakom.com, Jakarta – Hampir 70 negara memilih angkat kaki dari ruang sidang Majelis Umum PBB, atau sengaja membiarkan kursi mereka kosong, pada Kamis lalu. Momennya pas Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mulai berpidato. Langkah ini jadi bentuk protes bersama atas tindakan Israel di Gaza dan serangannya ke berbagai wilayah di kawasan itu.

Kursi Mendadak Kosong

Melansir dari Anadolu pada Selasa, (29/09/2026) atas rekaman Sidang Majelis Umum PBB ke-81, puluhan delegasi tampak keluar bareng-bareng begitu Netanyahu berjalan ke podium. Beberapa negara tetap menyisakan satu perwakilan atau diplomat junior di dalam, sementara yang lain tidak hadir sama sekali.

Daftar Negara yang Pergi

Turki, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, Indonesia, dan Kuwait ada di barisan negara yang perwakilannya ikut aksi ini.

Delegasi Spanyol, Brasil, Peru, Kuba, Nigeria, Ghana, Libya, Bangladesh, Afghanistan, Oman, Niger, Madagaskar, Botswana, Bahama, Antigua dan Barbuda, Cabo Verde, serta beberapa negara lain juga meninggalkan ruangan atau memilih absen.

Kecaman yang Tak Reda

Aksi ini terjadi di tengah kecaman internasional yang belum reda terhadap serangan Israel di Gaza, kebijakannya di Tepi Barat yang diduduki, serta serangannya ke Lebanon dan Suriah.

Pada September 2025, Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB menyatakan kalau Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Israel menolak temuan itu.

Di sisi lain, Netanyahu juga jadi subjek surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang terbit pada 21 November 2024, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

Yang Tetap Duduk

Walau walkout berlangsung massal, sejumlah negara tetap mengirim wakilnya untuk mendengarkan pidato. Perwakilan Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Hungaria, Serbia, Ukraina, Ceko, dan Yunani bertahan di ruang Majelis Umum.

Inggris, Prancis, Irlandia, Belgia, dan Norwegia juga tetap mengirim perwakilan. Padahal hubungan mereka dengan Israel makin tegang soal Gaza. Delegasi Uni Eropa pun ada di tempat.

China, yang berkali-kali mengkritik tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat, hanya diwakili satu diplomat. Uni Emirat Arab dan Bahrain, yang menormalisasi hubungan dengan Israel lewat Abraham Accords, ikut bertahan.

Negara lain yang tetap punya wakil di dalam antara lain Australia, Austria, Kanada, Portugal, Polandia, Denmark, Rumania, Slovakia, Estonia, Lituania, Luksemburg, Islandia, Azerbaijan, Kazakhstan, Meksiko, Kenya, dan El Salvador.

Hasilnya, sebagian besar area ruang sidang Majelis Umum PBB tampak lengang. Netanyahu tetap melanjutkan pidatonya di tengah deretan bangku kosong itu. (nAD/RaM)

Gen Z Takeaway

Intinya, ini bukan sekadar soal siapa yang keluar ruangan, tapi soal siapa yang berani pasang sikap di panggung dunia. Puluhan negara kompak walk out, sementara sebagian lain tetap duduk dengan hitungan politiknya masing-masing. Pesannya jelas: di forum diplomatik, kursi kosong pun bisa jadi pernyataan yang lantang

Sidang umum ke-81 PBB Sidang Majelis Umum PBB PM Benjamin Netanyahu israel

Infografis

Terkini